Banjir 1-5 Meter Rendam Ribuan Rumah di Sintang Kalbar
Minggu, 12 Juli 2020 - 16:41 WIB
loading...
Ribuan rumah di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar), terendam banjir yang ketinggian airnya mencapai 1-5 meter. Foto/Ist.
A
A
A
SINTANG - Ribuan rumah di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, terendam banjir dengan ketinggian mencapai 1-5 meter, Sabtu(12/07/2020) ukul.13.00 WIB. Akibatnya ribuan warga terpaksa mengungsi ke wilayah lebih aman.
(Baca juga: Putus Penularan COVID-19, Santri Gontor Diisolasi di Hotel )
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah. Kepala Desa Empakan, Irwan mengatakan, bencana banjir disebabkan curahan hujan yang sangat tinggi, sehingga membuat sungai meluap ke rumah warga. Bahkan, senjumlah fasilitas umum dan perkantoran juga ikut terendam.
Bencana banjir terparah terdapat di dua wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Kayan Hulu, dan Kecamatan Serawai. Luapan air sudah mencapai atap rumah warga. Sehingga warga di lima desa, terpaksa mengungsi, yakni Desa Nanga Yebidah, Desa Landau Bara, Desa Entogong, dan Desa Empakan, dengan jumlah keluarga terdampar sebanyak 825 kepala keluarga.
Sebagian warga terpaksa mengunsi ke rumah-rumah warga yang belum terdampak banjir. Ada pula warga yang terpaksa mengungsi di perkebunan karet milik warga setempat. (Baca juga: Sungai di Simalungun Meluap, Rumah Warga di 2 Kecamatan Terendam )
(Baca juga: Putus Penularan COVID-19, Santri Gontor Diisolasi di Hotel )
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah. Kepala Desa Empakan, Irwan mengatakan, bencana banjir disebabkan curahan hujan yang sangat tinggi, sehingga membuat sungai meluap ke rumah warga. Bahkan, senjumlah fasilitas umum dan perkantoran juga ikut terendam.
Bencana banjir terparah terdapat di dua wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Kayan Hulu, dan Kecamatan Serawai. Luapan air sudah mencapai atap rumah warga. Sehingga warga di lima desa, terpaksa mengungsi, yakni Desa Nanga Yebidah, Desa Landau Bara, Desa Entogong, dan Desa Empakan, dengan jumlah keluarga terdampar sebanyak 825 kepala keluarga.
Sebagian warga terpaksa mengunsi ke rumah-rumah warga yang belum terdampak banjir. Ada pula warga yang terpaksa mengungsi di perkebunan karet milik warga setempat. (Baca juga: Sungai di Simalungun Meluap, Rumah Warga di 2 Kecamatan Terendam )
Lihat Juga :