Rakor dan Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting di Batola Tahun 2022, Ini Pesan Sekda
Rabu, 21 Desember 2022 - 12:10 WIB
loading...
A
A
A
“Namun intervensi gizi spesifik hanya berpengaruh 30% untuk penanganan stunting, ” jelas mantan kepala Bapelitbang Batola ini.
Karena itulah menurut sekda intervensi gizi sensitif juga tak kalah penting harus dilakukan. Pasalnya menurut Sekda intervensi gizi sensitif berpengaruh sebanyak 70% dalam penurunan stunting.
“Intervensi gizi sensitif seperti tersedianya air minum bersih, sanitasi dan penggunaan jamban sehat, kebersihan lingkungan dan pola asuh anak serta tak kalah penting penyiapan kualitas kehidupan berkeluarga bagi calon pengantin, ” jelas Sekda.
Tambah Sekda, rapat koordinasi dan evaluasi percepatan penurunan stunting ini penting dilakukan untuk melihat hasil intervensi pencegahan dan penurunan stunting. Apakah telah dilakukan bersama-sama antar SKPD penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non pemerintah dan masyarakat dari Kabupaten sampai Desa.
Karena itulah menurut sekda intervensi gizi sensitif juga tak kalah penting harus dilakukan. Pasalnya menurut Sekda intervensi gizi sensitif berpengaruh sebanyak 70% dalam penurunan stunting.
“Intervensi gizi sensitif seperti tersedianya air minum bersih, sanitasi dan penggunaan jamban sehat, kebersihan lingkungan dan pola asuh anak serta tak kalah penting penyiapan kualitas kehidupan berkeluarga bagi calon pengantin, ” jelas Sekda.
Tambah Sekda, rapat koordinasi dan evaluasi percepatan penurunan stunting ini penting dilakukan untuk melihat hasil intervensi pencegahan dan penurunan stunting. Apakah telah dilakukan bersama-sama antar SKPD penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non pemerintah dan masyarakat dari Kabupaten sampai Desa.
(atk)
Lihat Juga :