Akibat Pandemi 55% Peserta JKN di Bandung Berstatus Tak Aktif
Jum'at, 10 Juli 2020 - 21:32 WIB
loading...
A
A
A
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandung Mokhamad Cucu Zakaria program relaksasi adalah upaya BPJS Kesehatan mengaktifkan kepesertaan masyarakat. Di mana, peserta yang menunggak 12 bulan, bisa melakukan pembayaran selama 6 bulan sehingga status peserta langsung aktif. Sementara sisa tunggakan lainnya bisa dibayar dengan cara dicicil.
"Relaksasi pembayaran iuran ini sebagai upaya kami memahami kebutuhan kesehatan masyarakat. Ini tidak hanya berlaku bagi peserta mandiri, tetapi juga badan usaha. Sehingga perusahaan yang berat, bisa melakukan cicilan pembayaran," ujar Cucu.
Cucu menuturkan, BPJS Kesehatan menerapkan kemudahan layanan masa AKB yang dapat dimanfaatkan langsung oleh peserta tanpa ke Kantor Cabang. Yaitu melalui Aplikasi Mobile JKN.
Layanan bisa dilakukan seperti pendaftaran peserta, perubahan data, alamat domisili, nomor handphone, dan alamat email, dan hak kelas rawat peserta PBPU. Juga ada fasilitaspemberian informasi dan penanganan pengaduan.
"Peserta juga apat mengakses fitur Konsultasi Dokter di Aplikasi Mobile JKN. Komunikasi dengan dokter FKTP melalui fitur ini akan sangat membantu peserta yang membutuhkan layanan,” tutur Cucu.
"Relaksasi pembayaran iuran ini sebagai upaya kami memahami kebutuhan kesehatan masyarakat. Ini tidak hanya berlaku bagi peserta mandiri, tetapi juga badan usaha. Sehingga perusahaan yang berat, bisa melakukan cicilan pembayaran," ujar Cucu.
Cucu menuturkan, BPJS Kesehatan menerapkan kemudahan layanan masa AKB yang dapat dimanfaatkan langsung oleh peserta tanpa ke Kantor Cabang. Yaitu melalui Aplikasi Mobile JKN.
Layanan bisa dilakukan seperti pendaftaran peserta, perubahan data, alamat domisili, nomor handphone, dan alamat email, dan hak kelas rawat peserta PBPU. Juga ada fasilitaspemberian informasi dan penanganan pengaduan.
"Peserta juga apat mengakses fitur Konsultasi Dokter di Aplikasi Mobile JKN. Komunikasi dengan dokter FKTP melalui fitur ini akan sangat membantu peserta yang membutuhkan layanan,” tutur Cucu.
(awd)
Lihat Juga :