Wadahi Kreatifitas Penyandang Disabilitas, Pemkot Semarang Gelar Festival Kreatif Inklusif

Senin, 12 Desember 2022 - 19:15 WIB
loading...
Wadahi Kreatifitas Penyandang...
Festival Kreatif Inklusif di Kota Lama Semarang digelar memperingati Hari Disabilitas Sedunia. Event ini untuk memperlihatkan kreativitas anak-anak muda. Foto/Ist
A A A
SEMARANG - Festival Kreatif Inklusif di Kota Lama Semarang digelar memperingati Hari Disabilitas Sedunia. Event ini untuk memperlihatkan kekuatan kreativitas anak-anak muda dan menegaskan komitmen Semarang sebagai kota yang lebih inklusif

Dalam Festival Kreatif Inklusif ini ditampilkan rangkaian pertunjukan seni, peragaan busana, dan pameran produk kreatif di sepanjang kawasan Kepodang, salah satu jalan populer di Kota Lama, Semarang. Kegiatan ini digagas Pemkot Semarang bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan UNESCO.

Baca juga: Pemkot Semarang Terapan Parkir Elektronik Atasi Berbagai Persoalan

Kegiatan ini sekaligus meluncurkan pameran khusus karya-karya penyandang disabilitas di Galeri Kreatif Semarang serta ambulance hebat khusus bagi penyandang disabilitas.

"Festival Kreatif Inklusif merupakan sarana untuk anak-anak penyandang disabilitas melakukan eksplor kemampuan masing-masing. Kami dari Pemerintah Kota Semarang bekerja sama dengan UNESCO juga dari Kementerian PPPA mengadakan kegiatan tadi. Mungkin teman-teman bisa lihat ada namanya fashion show, opera dari anak-anak tuna netra, ada pameran karya-karya dari teman-teman yang tidak kalah dengan yang bukan disabilitas," kata Plt Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dalam keterangannya, Senin (12/12/2022).

Mbak Ita, sapaan akrab Wali Kota Semarang menambahkan, ambulance khusus disabilitas yang diuncurkan berbeda dengan ambulans biasa.

"Karena kalau tidak menggunakan alat-alat khusus akan menyusahkan penyandang disabilitas. Ambulans itu juga masuk ke (program) ambulans hebat yang bisa diakses melalui nomor telepon darurat 112. Jika teman-teman disabilitas membutuhkan dapat segera meluncur," terang Mbak Ita.

Baca juga: Angkat Kearifan Lokal, Pemkot Semarang Kembangkan Desa Wisata Nongkosawit

Dia juga berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah terkait pemanfaatan ruang di Galeri Kreatif Semarang untuk mendisplay sekaligus sebagai tempat bertransaksi orang-orang yang tertarik dengan hasil karya teman-teman penyandang disabilitas.

Menurutnya, ini menjadi wujud perhatian jajarannya untuk memenuhi kebutuhan penyandang disabilitas. Pihaknya berharap acara serupa dapat terus berkelanjutan ke depannya.

"Semoga kegiatan-kegiatan seperti ini tidak hanya setahun sekali tapi bisa di event-event tertentu sehingga mereka bisa ikut terlibat dalam pembangunan di Kota Semarang," tandas Plt Wali Kota Semarang.

Sementara itu, Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian PPPA, Nahar yang hadir dalam acara tersebut berharap, Kota Semarang dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengadakan event serupa.

"Penyandang disabilitas ada perempuan dan anak-anak yang juga bagian dari kita. Angkanya ada 15 persen dari total jumlah penduduk. Karena merupakan bagian dari kita, maka sama dan mereka perlu diberikan peluang, akses untuk mengembangkan bakat dan kegiatan umumnya," ujar Nahar.

"Satu bukti bahwa Pemerintah Kota Semarang sudah memfasilitasi itu, karena itu adalah kewajiban pemerintah kota. Kota Semarang membuktikan bahwa bisa mengakses Kota Lama bukan hanya untuk berwisata tapi juga untuk mengembangkan potensi dan memasarkan produk-produk hasil yang dibuatnya (penyandang disabilitas). Dari Semarang mudah-mudahan kota-kota lain juga akan ikut," lanjut Nahar.

Festival Kreatif Inklusif juga dimeriahkan oleh beragam asosiasi dan komunitas penyandang disabilitas dari Semarang yang hadir dan tampil dalam beragam karya seni di sekitar kawasan Jalan Kepodang, Kota Lama.

Salah satunya adalah Widji Astuti, pemilik Serodja Widji Batik. Dirinya merupakan perempuan muda perajin batik-sekaligus pengusaha muda penyandang disabilitas asal Yogyakarta yang membuat batik dengan teknik lukisan air Suminagashi Jepang.

Dirinya memulai teknik ini untuk mengatasi kurangnya ketangkasan jarinya. Dalam fashion show Festival Kreatif dirinya berkolaborasi dengan dua merek usaha milik pengusaha muda lainnya, yaitu @muhammadbayuindonesia oleh Mochamad Bayu Noviantoro dan Alifati dari brand Lipcraft.

Keduanya dari Semarang, untuk mengembangkan koleksi fesyen baru bernama Tutur Batin yang dipertunjukkan dalam fesyen show kali ini. Batik lukisan air karya Widji telah menginspirasi Bayu dan Alif untuk merancang pakaian baru yang indah beserta asesorinya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pramono Bakal Sulap...
Pramono Bakal Sulap Taman Puring Jadi Taman Difabel Pertama di Jaksel
Pelatihan Digital Marketing...
Pelatihan Digital Marketing Difabel Setara di Bekasi, Sandiaga Uno: Buka Lapangan Kerja
Limitless Fest 2025,...
Limitless Fest 2025, Apresiasi Bangun Bangsa kepada Para Penyandang Disabilitas
Pelaku UMKM Penyandang...
Pelaku UMKM Penyandang Disabilitas Diperkuat melalui Program Inklusi
Semarak HUT ke-80 RI...
Semarak HUT ke-80 RI di Kantor DPW Partai Perindo Sulsel, Libatkan Warga dan Disabilitas
Perindo Sulsel Libatkan...
Perindo Sulsel Libatkan Difabel di Upacara HUT ke-80 RI, Hayat Gani: Tak Ada Warga Negara Kelas 2
Wali Kota Agustina Dukung...
Wali Kota Agustina Dukung lewat Nobar, Celyna Grace Sukses Jadi Jawara Indonesian Idol Season XIV
ART with HEART 2026...
ART with HEART 2026 Perluas Akses Seniman Difabel ke Dunia Seni dan Pasar Kreatif
Wali Kota Agustina Resmi...
Wali Kota Agustina Resmi Lantik Handi Priyanto Sebagai Sekda Kota Semarang
Rekomendasi
Syah Afandin Dinonaktifkan...
Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut usai Kena OTT KPK
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Baim Wong dan Paula...
Baim Wong dan Paula Verhoeven Kompak Hadiri Wisuda TK Kiano
Berita Terkini
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Gagalkan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal di Palu
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
Rakernas XVIII APEKSI...
Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi untuk Perkuat Pembangunan Perkotaan
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved