Mantan Napi Teroris di Makassar Sesalkan Aksi Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar

Kamis, 08 Desember 2022 - 12:37 WIB
loading...
Mantan Napi Teroris...
Mantan terpidana terorisme bom Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel), Muchtar Daeng Lau menyesalkan terjadinya bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Jawa Barat. Foto Nur Bone
A A A
MAKASSAR - Mantan terpidana terorisme bom Makassar Sulawesi Selatan, Muchtar Daeng Lau menyesalkan terjadinya bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Jawa Barat. Muchtar juga mengingatkan agar umat muslim tidak mudah terpengaruh paham yang mengatasnamakan jihad.



Saat ditemui di kediamannya yang berada di Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, eks napiter itu mengatakan pelaku bomber diduga terbujuk propaganda teroris untuk melakukan bom bunuh diri di halaman Mako Polsek Astana Anyar. Baca juga: Respons Teror Bom Bunuh Diri di Bandung, Polda Bali Perketat Pengamanan Pintu Masuk

Salah satunya karena adanya kedekatan emosional dengan mentor teroris. Radikalisme, menurutnya, tidak berdiri sendiri, sebelum menjadi teroris para pelaku harus radikal karena mudah tersusupi paham-paham yang diinginkan mentor-mentor mereka."Mentor itulah yang punya pengaruh apalagi ada kedekatan dan pernah berjasa terhadap para simpatisan teroris," ungkapnya.

Muchtar Daeng adalah mantan narapidana bom Makassar yang meledak pada malam Lebaran 5 Desember 2002 lalu. Muchtar kini aktif membina mantan narapidana terorisme di Sulawesi Selatan melalui lembaga sosial yang dibentuknya. Baca juga: Bom di Astana Anyar, Deradikalisasi Tak Bisa Dipaksakan pada Napiter Berwatak Keras

Muchtar mengingatkan pentingnya umat muslim agar waspada pada paham yang mengatasnamakan jihad. "Padahal tindakan teror terlarang dalam agama Islam," pungkasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Riau Tangkap Mantan...
Polda Riau Tangkap Mantan Napi Pengedar 14 Kg Sabu dan 6.800 Ekstasi
9 Napi Teroris Rutan...
9 Napi Teroris Rutan Mako Brimob Cikeas Dipindah ke Nusakambangan, Ada Apa?
Sadis! Mantan Napi Narkoba...
Sadis! Mantan Napi Narkoba Dibunuh, Mayatnya Dimasukkan Tas dan Dibuang di Pinggir Jalan
Pilbup Kudus 2024, Pengamat:...
Pilbup Kudus 2024, Pengamat: Cakada Terjerat Kasus Hukum Tak Layak Maju Pilkada
8 Fakta Terduga Teroris...
8 Fakta Terduga Teroris di Batu, Siapkan Calon Pengantin Bom Bunuh Diri di Gereja
Tertangkap di Solo,...
Tertangkap di Solo, Terduga Teroris Jaringan JAD Berencana Bom Gereja Gembala Baik di Batu
Serangan Bom Bunuh Diri...
Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Islamabad Tewaskan 31 Orang Saat Salat Jumat
Bom Bunuh Diri Guncang...
Bom Bunuh Diri Guncang Markas Paramiliter Pakistan, 6 Orang Tewas
Bom Bunuh Diri Guncang...
Bom Bunuh Diri Guncang Islamabad, Menhan Pakistan Tetapkan Status Perang
Rekomendasi
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Profil Orlando Gill,...
Profil Orlando Gill, Pahlawan Paraguay yang Kubur Ambisi Jerman di Piala Dunia 2026
Jerman Ditahan Imbang...
Jerman Ditahan Imbang Paraguay 1-1, Laga Berlanjut ke Extra Time
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Setinggi 1.000 Meter, Waspada Hujan Abu
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
Mutasi Besar di Polda...
Mutasi Besar di Polda Lampung, Kapolresta hingga 6 Kapolres Diganti
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, 68 Mitra Binaan di Medan Ikuti Program Sarinah Pandu
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Infografis
Lampaui Perang Dunia...
Lampaui Perang Dunia II, Israel Jatuhkan 85.000 Ton Bom di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved