Dorong Peningkatan Ekspor Jatim, Khofifah Gelar Misi Dagang di Riyadh Arab Saudi
Selasa, 29 November 2022 - 11:20 WIB
loading...
Gubernur Khofifah Indar Parawansa memimpin misi dagang ke Riyadh-Arab Saudi.
A
A
A
SURABAYA - Pemprov Jatim menggelar misi dagang dengan pelaku usaha di Riyadh - Arab Saudi.Misi dagang dipimpin Gubernur Khofifah Indar Parawansa ini dilakukan di Cultural Palace, Diplomatic Quarter, Riyadh.
Misi dagang untuk memperluas akses pasar perdagangan ekspor bagi pelaku usaha dan mempertemukan pelaku usaha khususnya eksportir dan importir serta distributor dari kedua negara baik dari Jatim maupun dari Riyadh - Arab Saudi.
Khofifah mengatakan, misi dagang ini adalah kegiatan strategis yang diharapkan akan menarik investasi serta meningkatkan ekspor berbagai komoditas unggulan dari Jatim untuk memenuhi kebutuhan pasar perdagangan di Arab Saudi.
"Di awal misi dagang Jatim di Riyadh ini, hampir semua produk yang ditawarkan telah mencatatkan transaksi dan mendapatkan mitra distributor. Komitmen investasi juga kita peroleh," katanya, Selasa (29/11/2022).
Menurutnya, ini adalah awalan yang baik karena misi dagang yang mempertemukan pelaku usaha Jatim dan Riyadh ini tidak akan selesai dalam waktu misi dagang ini saja. Melainkan juga masih akan berjalan secara virtual. "Ada komoditas Jatim yang potensial mengisi pasar Saudi Arabia khususnya berbagai produk makanan minuman industri kecil menengah," ujarnya.
Baca juga: Sosok Kakek Pemulung Miskin di Madiun yang Tolak Terima BLT
Misi dagang untuk memperluas akses pasar perdagangan ekspor bagi pelaku usaha dan mempertemukan pelaku usaha khususnya eksportir dan importir serta distributor dari kedua negara baik dari Jatim maupun dari Riyadh - Arab Saudi.
Khofifah mengatakan, misi dagang ini adalah kegiatan strategis yang diharapkan akan menarik investasi serta meningkatkan ekspor berbagai komoditas unggulan dari Jatim untuk memenuhi kebutuhan pasar perdagangan di Arab Saudi.
"Di awal misi dagang Jatim di Riyadh ini, hampir semua produk yang ditawarkan telah mencatatkan transaksi dan mendapatkan mitra distributor. Komitmen investasi juga kita peroleh," katanya, Selasa (29/11/2022).
Menurutnya, ini adalah awalan yang baik karena misi dagang yang mempertemukan pelaku usaha Jatim dan Riyadh ini tidak akan selesai dalam waktu misi dagang ini saja. Melainkan juga masih akan berjalan secara virtual. "Ada komoditas Jatim yang potensial mengisi pasar Saudi Arabia khususnya berbagai produk makanan minuman industri kecil menengah," ujarnya.
Baca juga: Sosok Kakek Pemulung Miskin di Madiun yang Tolak Terima BLT
Lihat Juga :