PGB dan LPA Jatim Serahkan Beasiswa Rp380 Juta dan Smartphone ke Anak Korban Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 24 November 2022 - 15:21 WIB
loading...
PGB dan LPA Jatim Serahkan Beasiswa Rp380 Juta dan Smartphone ke Anak Korban Tragedi Kanjuruhan
Penyerahan bantuan beasiswa pendidikan dan smartphone dari PGB dan LPA Jatim ke anak korban Tragedi Kanjuruhan di Kabupaten Malang. Foto/MPI/Avirista Midaada
A A A
MALANG - Perempuan Golkar Bersatu (PGB) bekerja sama dengan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jatim menyerahkan bantuan kepada keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Bantuan berupa beasiswa pendidikan diberikan kepada 38 anak dan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.

Pemberian bantuan ini sekaligus memperingati Hari Anak Dunia yang jatuh pada 20 November.

Baca juga: Perempuan Golkar Bersatu Dampingi LPA Jatim Asesmen Psikis ke 38 Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

Selain pemberian beasiswa pendidikan, para korban Tragedi Kanjuruhan juga diberikan bantuan peralatan sekolah hingga gadget smartphone bagi mereka yang duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) dan perguruan tinggi.

Pemberian bantuan langsung diserahkan oleh Yanti Airlangga Hartarto yang juga istri Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, pada Rabu (23/11/2022) di NK Kafe, Karangploso, Kabupaten Malang, Jatim.

"Kita ingin ketemu dengan anak-anak semua. Padahal setiap malam kita selalu memikirkan kondisi anak-anak di sini. Kita juga mengirim doa buat anak-anak semua, meskipun kita belum kenal," ucap Yanti di hadapan anak-anak dan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.

Yanti menjelaskan, ada sebesar Rp 500 juta yang dikumpulkan dan akan dialokasikan ke anak-anak keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.

Baca juga: Kesaksian Nur Saguwanto Korban Tragedi Kanjuruhan, Kaki Patah Muka Melepuh dan Sesak Napas

Nantinya dana itu meliputi untuk bantuan pendidikan yang diberikan setahun sekali selama tiga tahun, dengan total Rp 380 juta untuk masing-masing anak, termasuk pendampingan berkelanjutan ke keluarga korban dari sisi ekonomi.

"Yang berhasil diverifikasi, hanya 38 anak. Kita tidak ingin ada yang tidak terkait Tragedi kanjuruhan, setiap anak mendapatakan Rp 10 juta. Tapi itu tidak langsung diberikan, tapi bertahap selama 3 tahun," ujarnya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1493 seconds (11.252#12.26)