Alami Triple Shock, Pertamina Asser 2 Kesulitan Penuhi Kebutuhan Minyak Nasional
Kamis, 09 Juli 2020 - 05:50 WIB
loading...
A
A
A
"Tim teknis perusahaan melaksanakan pemboran dari lapisan talang akar ini secara directional drilling (Bor miring) dengan perkiraan total 49 hari kerja dan telah berjalan 14 hari dengan kedalaman telah dibor sedalam 1.325 meter. Setelah pengeboran selesai dan sukses, nantinya pengelolaan sumur akan dilanjutkan oleh unit di Asset 2 yaitu Prabumulih Field," katanya.
Ndirga berharap dengan melakukan sosialisasi dan syukuran dilakukan itu masyarakat khususnya di sekitar lokasi mendukung serta mendoakan agar operasional berjalan lancar dan memberikan produksi sesuai dengan target bahkan lebih. "Harapan kami semua masyarakat mendukung kegiatan pengeboran ini sehingga berjalan lancar dan aman serta menghasilkan migas sesuai dengan target ditentukan bahkan kalau bisa lebih," harapnya.
Camat Lembak melalui Sekcam, Didi Haryanto SKom mengungkapkan pemerintah maupun warga sangat mendukung dengan program dilakukan pertamina guna memenuhi kebutuhan minyak dan gas nasional itu. (Baca: Ratusan Warga OKU Emosi Sungai Ogan Tercemar Minta Kadis DLH Dicopot)
"Harapam kami dapat menghasilkan migas sesuai ditargetkan dan harapan kami agar silaturahmi dan komunikasi dengan masyarakat sekitar lokasi tetap terjaga. Kami juga berharap masyarakat mendukung dan menjaga keamanan lokasi pengeboran disebabkan pencarian migas untuk negara dan nantinya akan dikembalikan dalam bentuk bagi hasil migas yang bisa dipakai pemerintah daerah untuk membangun infrastruktur," bebernya.
Ndirga berharap dengan melakukan sosialisasi dan syukuran dilakukan itu masyarakat khususnya di sekitar lokasi mendukung serta mendoakan agar operasional berjalan lancar dan memberikan produksi sesuai dengan target bahkan lebih. "Harapan kami semua masyarakat mendukung kegiatan pengeboran ini sehingga berjalan lancar dan aman serta menghasilkan migas sesuai dengan target ditentukan bahkan kalau bisa lebih," harapnya.
Camat Lembak melalui Sekcam, Didi Haryanto SKom mengungkapkan pemerintah maupun warga sangat mendukung dengan program dilakukan pertamina guna memenuhi kebutuhan minyak dan gas nasional itu. (Baca: Ratusan Warga OKU Emosi Sungai Ogan Tercemar Minta Kadis DLH Dicopot)
"Harapam kami dapat menghasilkan migas sesuai ditargetkan dan harapan kami agar silaturahmi dan komunikasi dengan masyarakat sekitar lokasi tetap terjaga. Kami juga berharap masyarakat mendukung dan menjaga keamanan lokasi pengeboran disebabkan pencarian migas untuk negara dan nantinya akan dikembalikan dalam bentuk bagi hasil migas yang bisa dipakai pemerintah daerah untuk membangun infrastruktur," bebernya.
(don)
Lihat Juga :