Alami Triple Shock, Pertamina Asser 2 Kesulitan Penuhi Kebutuhan Minyak Nasional

Kamis, 09 Juli 2020 - 05:50 WIB
loading...
Alami Triple Shock,...
Alami triple shock, Pertamina Asser 2 kesulitan penuhi kebutuhan minyak nasional. Foto SINDOnews
A A A
PRABUMULIH - Manager PT.Pertamina EP Asser 2, Field Prabumulih, Ndirga Andri Sisworo mengungkapkan pihaknya saat ini tengah menghadapi tripel shock atau kendala yang sangat mengganggu dan membuat kesulitan melakukan operasional dan memenuhi kebutuhan akan minyak serta gas (migas). Masalah yang dihadapi tersebut antara lain harga migas mengalami penurunan, harga juga turun dan ditambah pandemi virus corona atau Covid 19 yang berkepanjangan.

"Kita saat ini mengalami tripel shock atau kendala yang membuat kami susah, pertama harga minyak turun, kedua dolar turun dan ditambah lagi adanya corona sehingga untuk operasi itu tidak ekonomis," ungkap Ndirga ketika diwawancarai ketika mengikuti sosialisasi dan syukuran tajak sumur LBK INF-2, Selasa (7/7/2020). (Baca: Jalan Poros Tanjung Laut Sungai Rengit Segera Dibangun)

Ndirga mengatakan, untuk tahun ini sendiri pihaknya telah menargetkan bakal banyak melakukan pengeboran sumur migas di wilayah asset 2 namun akibat tiga kendala tersebut menjadi terbatas. "Sebenernya banyak (target-red) kita ajukan untuk pengeboran namun karena harga minyak turun dan corona membuat beberapa sumur tidak dapat kita eksekusi karena secara keekonomian tidak ekonomis. Untuk yang bisa saya sampaikan dalam beberapa bulan kemungkinan hanya 3 sumur, lembak dan di Talang Jimar dua sumur," katanya.

Ndirga tuturnya karena kebutuhan nasional akan migas cukup tinggi dan pihaknya yang dikejar target untuk bisa memberikan kontribusi penambahan produksi maka kami melakukan pengeboran salah satunya di sumur LBK INF 2 yang berada di desa Lembak Kecamatan Lembak Kabupaten Muaraenim. "Selain sumur ini, kami juga secara paralel juga sedang melakukan pengeboran di lokasi talang Jimar mungkin sosialisasinya minggu depan," tuturnya.

Pengeboran sumur Lembak sendiri diencankan hingga kedalaman akhir sumur sedalam 1.718 meter, dan kata Ndirga untuk target produksi minyak 250 barel per hari (BOPD) dan gas 0.5 Juta standard Kaki Kubik per hari (MMSCFD).

"Tim teknis perusahaan melaksanakan pemboran dari lapisan talang akar ini secara directional drilling (Bor miring) dengan perkiraan total 49 hari kerja dan telah berjalan 14 hari dengan kedalaman telah dibor sedalam 1.325 meter. Setelah pengeboran selesai dan sukses, nantinya pengelolaan sumur akan dilanjutkan oleh unit di Asset 2 yaitu Prabumulih Field," katanya.

Ndirga berharap dengan melakukan sosialisasi dan syukuran dilakukan itu masyarakat khususnya di sekitar lokasi mendukung serta mendoakan agar operasional berjalan lancar dan memberikan produksi sesuai dengan target bahkan lebih. "Harapan kami semua masyarakat mendukung kegiatan pengeboran ini sehingga berjalan lancar dan aman serta menghasilkan migas sesuai dengan target ditentukan bahkan kalau bisa lebih," harapnya.

Camat Lembak melalui Sekcam, Didi Haryanto SKom mengungkapkan pemerintah maupun warga sangat mendukung dengan program dilakukan pertamina guna memenuhi kebutuhan minyak dan gas nasional itu. (Baca: Ratusan Warga OKU Emosi Sungai Ogan Tercemar Minta Kadis DLH Dicopot)

"Harapam kami dapat menghasilkan migas sesuai ditargetkan dan harapan kami agar silaturahmi dan komunikasi dengan masyarakat sekitar lokasi tetap terjaga. Kami juga berharap masyarakat mendukung dan menjaga keamanan lokasi pengeboran disebabkan pencarian migas untuk negara dan nantinya akan dikembalikan dalam bentuk bagi hasil migas yang bisa dipakai pemerintah daerah untuk membangun infrastruktur," bebernya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
4.576 Polisi Diterjunkan...
4.576 Polisi Diterjunkan untuk Jaga Demo di 5 Titik Jakarta Hari Ini
Ratusan Mahasiswa Uhamka...
Ratusan Mahasiswa Uhamka Diadang Polisi saat Hendak Demo ke Monas
BEM SI Kerakyatan Jakarta...
BEM SI Kerakyatan Jakarta Datangi Gedung DPR, Desak Harga BBM Diturunkan
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Rekomendasi
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved