Kapal Pengangkut TKI Ilegal Tenggelam, 4 Tewas dan 3 Masih Hilang

Jum'at, 18 November 2022 - 14:53 WIB
loading...
Kapal Pengangkut TKI Ilegal Tenggelam, 4 Tewas dan 3 Masih Hilang
Personel PPLP Kelas II Tanjung Uban, bersama tim SAR gabungan mengevakuasi satu jenazah pria korban kapal pengangkut TKI ilegal yang tenggelam di wilayah perairan Pulau Kubung. Foto/iNews TV/Ahmad Afandi Pohan
A A A
BATAM - Upaya pencarian korban kapal pengangkut TKI ilegal yang tenggelam di perairan Kepulauan Riau (Kepri), masih terus dilakukan. Tim SAR gabungan bersama Pangkalan Penjaga Laut dan Pantai (PPLP) Kelas II Tanjung Uban, fokus mencari tiga korban hilang.

Baca juga: 2 TKI Ilegal Ditemukan Tewas dalam Isiden Kapal Terbalik di Perairan Kabil Batam

Sebelumnya, pada Kamis (17/11/2022) sore, sekitar pukul 16.50 WIB, personel PPLP Kelas II Tanjung Uban, berhasil menemukan satu korban kapal pengangkut TKI ilegal yang tenggelam. Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.



Kepala PPLP Kelas II Tanjung Uban, Mulyadi menyebutkan, satu korban laki-laki dari kapal pengangkut TKI ilegal yang tenggelam tersebut, ditemukan di wilayah perairan Pulau Kubung, pada Kamis (17/11/2022) sore.

Baca juga: Tangis Pecah di Grobogan, Sulipah Tewas Tenggelam saat Menuju Malaysia

Hingga kini, tim SAR gabungan dan personel PPLP Kelas II Tanjung Uban, telah berhasil mengevakuasi lima korban kapal pengangkut TKI ilegal yang tenggelam. Empat di antaranya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, dan satu orang berhasil selamat.

"Satu korban meninggal yang berhasil ditemukan di wilayah perairan Pulau Kubung, langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri, untuk kepentingan penyelidikan," ujar Mulyadi.

Baca juga: Mas Bechi Divonis 7 Tahun Penjara, Terbukti Cabuli Santri

Hingga saat ini masih ada tiga korban yang dinyatakan hilang, dan masih dalam proses pencarian. Korban hilang tersebut, dua di antaranya berjenis kelamin laki-laki, dan satu lagi merupakan balita berusia tiga tahun.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2777 seconds (11.252#12.26)