Santri Asal Tigaraksa Tewas Tenggelam di Pantai Bagedur saat Menolong Sahabatnya
Senin, 23 Desember 2024 - 10:03 WIB
loading...
Ahmad Fauzi Turtursi (14) wisatawan asal Tigaraksa, Kabupaten Tangerang tewas tenggelam di Pantai Bagedur, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Minggu (22/12/2024). Foto/Istimewa
A
A
A
LEBAK - Ahmad Fauzi Turtursi (14) wisatawan asal Tigaraksa, Kabupaten Tangerang tewas tenggelam di Pantai Bagedur, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Minggu (22/12/2024). Santri Pondok Pesantren Al Mubarok, Tigaraksa itu tenggelam saat berusaha menyelamatkan temannya yang terseret ombak.
Dia nekat menyelamatkan sahabatnya meski tidak bisa berenang. "Kejadiannya pukul 05.30 WIB, korban bersama rekan-rekannya itu sedang berlibur dan memang bermalam. Saat itu mereka berenang dan salah satu rekannya teriak minta tolong karena terseret arus, korban lantas berusaha menolong," kata Satpol PP Kecamatan Malingping Ade Sukartono saat dihubungi, Senin (23/12/2024).
Rekan korban yang diselamatkan, menurut Ade, berhasil diselamatkan. Sedangkan Fauzi harus terseret besarnya ombak Pantai Bagedur. "Petugas sudah mewarning kalau dilarang berenang sebelum pukul 07.00 WIB atau sampai petugas Balawista berjaga,"tuturnya.
Baca juga: 2 Anak Tewas Tenggelam, 1 Lagi Kegiatan Pramuka
Peristiwa tersebut lantas dilaporkan kepada pihak yang berwajib. Tim dari Basarnas melakukan pencarian. Hingga akhirnya pukul 21.00 WIB korban ditemukan di tempat yang berbeda tepatnya di Pantai Sang-sang, Desa Sukahujan, Kecamatan Cihara.
Dia nekat menyelamatkan sahabatnya meski tidak bisa berenang. "Kejadiannya pukul 05.30 WIB, korban bersama rekan-rekannya itu sedang berlibur dan memang bermalam. Saat itu mereka berenang dan salah satu rekannya teriak minta tolong karena terseret arus, korban lantas berusaha menolong," kata Satpol PP Kecamatan Malingping Ade Sukartono saat dihubungi, Senin (23/12/2024).
Rekan korban yang diselamatkan, menurut Ade, berhasil diselamatkan. Sedangkan Fauzi harus terseret besarnya ombak Pantai Bagedur. "Petugas sudah mewarning kalau dilarang berenang sebelum pukul 07.00 WIB atau sampai petugas Balawista berjaga,"tuturnya.
Baca juga: 2 Anak Tewas Tenggelam, 1 Lagi Kegiatan Pramuka
Peristiwa tersebut lantas dilaporkan kepada pihak yang berwajib. Tim dari Basarnas melakukan pencarian. Hingga akhirnya pukul 21.00 WIB korban ditemukan di tempat yang berbeda tepatnya di Pantai Sang-sang, Desa Sukahujan, Kecamatan Cihara.
Lihat Juga :