Warga Keluhkan Aplikasi Milik BPBD Madiun Senilai Ratusan Juta Rupiah Tak Bisa Dioperasikan
Kamis, 10 November 2022 - 13:28 WIB
loading...
Tangkapan layar aplikasi milik BPBD Kabupaten Madiun, RKT BPBD Kab. Madiun (Pelapor), yang tidak bisa dioperasikan. (Foto: Istimewa)
A
A
A
MADIUN - Aplikasi milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten ( BPBD ) Kabupaten Madiun, RKT BPBD Kab. Madiun (Pelapor), tak bisa digunakan. Padahal biaya pembuatan aplikasi berlogo ZR (Zero Risk) tersebut mencapai ratusan juta rupiah.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, M Zahrowi menegaskan aplikasi tersebut bisa digunakan. "Sampun Om," kata pria yang akrab disapa Rowi itu saat dikonfirmasi awak media, Kamis (10/11/2022).
Akan tetapi, sejumlah warga dan relawan mengaku tak bisa menggunakan aplikasi tersebut. Mereka tak bisa mengoperasikan ataupun mendaftar pada aplikasi.
"Saya ketik RKT BPBD Kab. Madiun. Terus instal, saat mau melanjutkan ke tahap berikutnya seperti mendaftar tidak bisa. Muter-muter terus di HP saya, terus muncul tulisan error," ujar salah seorang warga Madiun, Fery, Kamis (10/11/2022).
Baca juga: Sindir Wagub Jatim Emil Dardak, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto: Siapa? Saya Tidak Kenal
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, M Zahrowi menegaskan aplikasi tersebut bisa digunakan. "Sampun Om," kata pria yang akrab disapa Rowi itu saat dikonfirmasi awak media, Kamis (10/11/2022).
Akan tetapi, sejumlah warga dan relawan mengaku tak bisa menggunakan aplikasi tersebut. Mereka tak bisa mengoperasikan ataupun mendaftar pada aplikasi.
"Saya ketik RKT BPBD Kab. Madiun. Terus instal, saat mau melanjutkan ke tahap berikutnya seperti mendaftar tidak bisa. Muter-muter terus di HP saya, terus muncul tulisan error," ujar salah seorang warga Madiun, Fery, Kamis (10/11/2022).
Baca juga: Sindir Wagub Jatim Emil Dardak, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto: Siapa? Saya Tidak Kenal
Lihat Juga :