Petugas Kapal Pelni Gagalkan Penyelundupan Satwa Liar dari Papua

Rabu, 09 November 2022 - 10:06 WIB
loading...
Petugas Kapal Pelni...
Puluhan satwa langka diduga diselundupkan dari Papua menuju Surabaya berhasil diamankan petugas Kapal Pelni.
A A A
MAKASSAR - Puluhan ekor satwa berbagai jenis kembali ditemukan petugas Kapal Pelni saat berlayar dari Papua menuju Surabaya. Kapal tersebut transit di Pelabuhan Soekarno Hatta Kota Makassar.

Kepala Bidang KSDA Wilayah II Sulsel Ahmad Yani mengatakan, penyelundupan satwa ilegal kali ini berhasil digagalkan setelah kerjasama dengan PT Pelni. Dia menyebutkan, puluhan ekor satwa tersebut merupakan satwa yang dilindungi.

"Hari ini ada beberapa jenis mamalia, seperti kuskus kemudian ada jenis hapes burung, kakatua raja dua ekor, Nuri kepala hitam yang jumlahnya kami belum indentidikasi. Ada juga jalak papua, kaka tua jambul kuning, dan ini juga ada kaka tua raja. Semuan jenis ini masuk ke dalam kategori dilindungi sesuai dengan Peraturan Menteri LHK 106 tahun 2018," katanya kepada SINDOnews, Selasa (8/11/2022).

Baca juga: Penemuan Mayat Diikat Seperti Pocong, Motif Pembunuhan Masalah Sepeda

Ahmad Yani juga menyebut, seluruh satwa ini adalah ilegal. Pengiriman satwa tersebut tidak dilengkapi dengan surat angkut tumbuhan atau satwa liar. "Ia jadi ini dikirim secara ilegal karena dia tidak disertai dengan surat angkut tumbuhan satwa liar," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Rekomendasi
Papan Tulis Sakti Jepang...
Papan Tulis Sakti Jepang Bikin Belanda Mandek
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Berita Terkini
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Buka Peluang Global,...
Buka Peluang Global, BRImo Kini Hadirkan Reksa Dana USD Batavia untuk Investor
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved