Tuntut Kenaikan Upah 13%, Buruh Asal KBB Siap Geruduk Kemenakertrans
Kamis, 03 November 2022 - 19:45 WIB
loading...
Buruh asal Bandung Barat siap unjuk rasa ke Kemenakertrans untuk menuntut kenaikan upah 13 persen.
A
A
A
BANDUNG BARAT - Buruh di Kabupaten Bandung Barat (KBB) akan melakukan aksi unjuk rasa (unras) ke Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) besok, Jumat (4/11/2022). Pasalnya janji pemerintah yang akan menaikan upah buruh minimal 13% hingga kini tidak kunjung terealisasi sehingga membuat buruh kecewa.
"Serikat buruh dari KBB akan ikut melakukan aksi unjuk rasa ke Kemenakertrans. Infor dari KSPI yang didalamnya terdapat beberapa serikat buruh, telah sepakat untuk melaksanakan aksi besok," kata Ketua FSPMI (KBB), Dede Rahmat, Kamis (3/11/2022).
Baca juga: Tokoh Jawa Barat KH Ahmad Sanusi Dianugerahi Pahlawan Nasional
Dede mengatakan, kenaikan upah minimal sebesar 13% itu merupakan hal yang wajar. Sebab selama tiga tahun terakhir upah buruh belum mengalami kenaikan. Dua tahun lalu kondisinya bisa dimaklumi karena sedang pandemi COVID-19 semua jadi serba sulit.
Namun disaat perekonomian sudah mulai kembali pulih janji kenaikan upah buruh itu tidak ada kabar beritanya. Justru saat ini pemerintah menakut-nakuti dengan ancaman resesi yang bakal terjadi tahun depan. Sehingga ada kemungkinan rencana kenaikan gaji buruh tidak akan terealisasi.
"Serikat buruh dari KBB akan ikut melakukan aksi unjuk rasa ke Kemenakertrans. Infor dari KSPI yang didalamnya terdapat beberapa serikat buruh, telah sepakat untuk melaksanakan aksi besok," kata Ketua FSPMI (KBB), Dede Rahmat, Kamis (3/11/2022).
Baca juga: Tokoh Jawa Barat KH Ahmad Sanusi Dianugerahi Pahlawan Nasional
Dede mengatakan, kenaikan upah minimal sebesar 13% itu merupakan hal yang wajar. Sebab selama tiga tahun terakhir upah buruh belum mengalami kenaikan. Dua tahun lalu kondisinya bisa dimaklumi karena sedang pandemi COVID-19 semua jadi serba sulit.
Namun disaat perekonomian sudah mulai kembali pulih janji kenaikan upah buruh itu tidak ada kabar beritanya. Justru saat ini pemerintah menakut-nakuti dengan ancaman resesi yang bakal terjadi tahun depan. Sehingga ada kemungkinan rencana kenaikan gaji buruh tidak akan terealisasi.
Lihat Juga :