PB HMI Soroti Calon Kepala Daerah Mantan Pecandu Narkoba
Senin, 06 Juli 2020 - 18:47 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/Istimewa
A
A
A
BANDUNG - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menyoroti figur-figur bakal calon kepala daerah yang pernah terlibat penyalahgunaan narkoba pada Pilkada Serentak 9 Desember 2020 mendatang.
Sebab, PB HMI ingin hajatan atau pesta demokrasi daerah itu nanti menghasilkan pemimpin berkualitas dan berintegritas. (BACA JUGA: Syarif Hasan: Demokrat Tak Mungkin Usung Mantan Pecandu Narkoba di Pilkada 2020 )
"(Pilkada 2020) harus clear(bersih dari) figur-figur (calon kepala daerah) dari urusan (mantan penguna, pecandu, pengedar dan bandar) narkoba. Makanya perlu tes urin bagi calon kepala daerah. (Calon yang merupakan pengguna narkoba), saya kira itu salah satu bagian yang kami soroti," kata Ketua Umum PB HMI Arta Kharisma Hardi saat dihubungi wartawan, Senin (6/7/2020).
Arya mengemukakan, jika ada calon kepala daerah mantan pengguna, pecandu, pengedar, dan bandar narkoba, maka hal itu menjadi tantangan kualitas demokrasi Pilkada. (BACA JUGA: Gerindra Patuhi Putusan MK, Ogah Usung Kepala Daerah Mantan Pengguna Narkoba )
Untuk itu, PB HMI meminta partai politik memperhatikan secara serius jejak rekam calon yang hendak diusung pada Pilkada nanti. Partai juga harus mendukung putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang pengguna, pengedar dan bandar narkoba maju Pilkada.
Sebab, PB HMI ingin hajatan atau pesta demokrasi daerah itu nanti menghasilkan pemimpin berkualitas dan berintegritas. (BACA JUGA: Syarif Hasan: Demokrat Tak Mungkin Usung Mantan Pecandu Narkoba di Pilkada 2020 )
"(Pilkada 2020) harus clear(bersih dari) figur-figur (calon kepala daerah) dari urusan (mantan penguna, pecandu, pengedar dan bandar) narkoba. Makanya perlu tes urin bagi calon kepala daerah. (Calon yang merupakan pengguna narkoba), saya kira itu salah satu bagian yang kami soroti," kata Ketua Umum PB HMI Arta Kharisma Hardi saat dihubungi wartawan, Senin (6/7/2020).
Arya mengemukakan, jika ada calon kepala daerah mantan pengguna, pecandu, pengedar, dan bandar narkoba, maka hal itu menjadi tantangan kualitas demokrasi Pilkada. (BACA JUGA: Gerindra Patuhi Putusan MK, Ogah Usung Kepala Daerah Mantan Pengguna Narkoba )
Untuk itu, PB HMI meminta partai politik memperhatikan secara serius jejak rekam calon yang hendak diusung pada Pilkada nanti. Partai juga harus mendukung putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang melarang pengguna, pengedar dan bandar narkoba maju Pilkada.
Lihat Juga :