Wali Kota Bandung Pastikan 102 Obat Sirup Terlarang Tak Beredar di Bandung

Minggu, 23 Oktober 2022 - 18:51 WIB
loading...
Wali Kota Bandung Pastikan 102 Obat Sirup Terlarang Tak Beredar di Bandung
Wali Kota Bandung Yana Mulyana, memastikan 102 obat sirup terlarang tak beredar di Bandung. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
BANDUNG - Wali Kota Bandung Yana Mulyana memastikan 102 obat yang dilarang dikonsumsi sebagai buntut gangguan ginjal akut progresif atipikal (GGAPA) tak beredar di Bandung.

Pemkot akan mengawal obat tersebut ditarik dari peredaran. Kepastian itu setelah Kemenkes memastikan GGAPA disebabkan karena kandungan kimia berupa Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) yang ada dalam 102 obat tersebut. Sehingga dilarang untuk diperjualbelikan dan diresepkan untuk pasien.

Baca juga: Menko PMK Minta Polri Turun Tangan Usut Kasus Gagal Ginjal Akut

"Kami ikut mengawal dan menarik obat-obatan tersebut. Sebetulnya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung juga sudah mengeluarkan surat edaran," ungkap Yana, Minggu (23/10/2022).



Surat edaran tersebut berisikan instruksi agar obat-obatan sirup yang masuk dalam daftar bermasalah tidak boleh diresepkan dan harus ditarik dari peredaran.

Baca juga: Sungai Citarum Meluap, 3 Kecamatan di Kabupaten Bandung Terendam Banjir

"Termasuk kita mengawal penarikan obat-obatan yang masuk daftar harus ditarik dari peredaran. Ini salah satu ikhtiar kita mengurangi penambahan kasus ginjal akut di Kota Bandung," tuturnya.
(nic)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3097 seconds (11.97#12.26)