Kisah Sultanah Safiatuddin, Penguasa Aceh yang Bikin Belanda Kocar-kacir

Minggu, 23 Oktober 2022 - 07:45 WIB
loading...
Kisah Sultanah Safiatuddin, Penguasa Aceh yang Bikin Belanda Kocar-kacir
Sultanah Safiatuddin, putri tertua Sultan Iskandar Muda di Kesultanan Aceh Darussalam merupakan salah satu pemimpin yang mampu membuat Belanda kocar-kacir. Foto/Dok.Wikipedia
A A A
SULTANAH Safiatuddin, putri tertua Sultan Iskandar Muda di Kesultanan Aceh Darussalam merupakan salah satu pemimpin Aceh yang disegani dan mampu membuat penjajah Belanda kocar-kacir.

Dia naik tahta menjadi penguasa Kesultanan Aceh Darussalam dengan gelar Paduka Sri Sultanah Ratu Safiatuddin Tajul Alam Syah Johan Berdaulat Zillu Ilahi fi'I Alam. Sultanah Safiatuddin menjadi pemimpin usai suaminya Sultan Iskandar Tsani wafat.

Baca juga: Kejayaan Aceh Masa Sultan Iskandar Muda dan Pasukan Gajah yang Agung

Konon, Sultanah Safiatuddin yang memiliki nama asli Putri Sri Alam ini saat akan naik tahta banyak ditentang para ulama di Aceh saat itu karena perempuan.

Dikutip dari "Perempuan-Perempuan Tangguh Penguasa Tanah Jawa" yang ditulis Krishna Bayu Adji dan Sri Wintala Achmad, saat itu banyak yang tak setuju bila perempuan menjadi pemimpin dengan alasan-alasan tertentu.

Akan tetapi pasca Sultan Iskandar Tsani wafat, ternyata sangat sulit untuk mencari raja laki-laki yang masih berhubungan dengan keluarga dekat.



Hingga akhirnya seorang ulama besar, Nurudin ar-Raniri menengahi pertentangan di kalangan kaum ulama. Usulan Nuruddin ar-Raniri diterima sehingga Sultanah Safiatuddin menjadi raja.

Baca juga: Meurah Pupok, Putra Mahkota yang Dipenggal Sultan Iskandar Muda untuk Tegakkan Syariat Islam

Sultanah Safiatuddin memerintah selama 35 tahun dengan membentuk barisan perempuan pengawal istana yang turut bertempur di dalam Perang Malaka pada tahun 1639.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1581 seconds (10.101#12.26)