Cedera Kepala pada Anak, Kapan Waktu Tepat ke Rumah Sakit? Ini Penjelasan Dokter Spesialis
Minggu, 16 Oktober 2022 - 19:23 WIB
loading...
A
A
A
Kapan penderita cidera kepala harus dibawa ke rumah sakit? Menurut dokter Ronny, penderita harus dibawa ke rumah sakit apabila ditemui sejumlah hal sebagai berikut.
Pertama, penderita tidak sadarkan diri lebih dari lima menit. Kedua, penderita mengalami amnesia, muntah atau kejang-kejang. Ketiga, adanya gangguan komunikasi atau tidak sadarkan diri. Baca juga: Kiper Tornado FC Taufik Ramsyah Meninggal Dunia, Kenali Bahaya Cedera Kepala
"Apabila ketiga gejala ini tidak terjadi paska benturan di kepala, satu hal penting saat memberikan pertolongan adalah menenangkan si penderita dan lakukan komunikasi. Tetap waspada, mungkin saja terjadi penurunan fungsi otak paska trauma," imbuh Ronny mengingatkan.
Hambatan berkomunikasi, tambahnya, kerap terjadi usai terjadinya benturan kepala pada bayi atau usia balita. Urgensi penanganan dapat dilakukan apabila bayi/anak usia balita mengalami pingsan atau terlihat diam, membisu dengan tatapan mata yang kosong.
"Jika melihat keadaan ini terjadi pada sang bayi, orangtua harus segera membawanya ke rumah sakit. Penanganan di Instalasi Gawat Darurat secara modern dilakukan melalui CT-Scan ( hasil cepat) yang menjadi tindakan penting untuk menentukan arah tindakan selanjutnya", tutur Ronny.
Pertama, penderita tidak sadarkan diri lebih dari lima menit. Kedua, penderita mengalami amnesia, muntah atau kejang-kejang. Ketiga, adanya gangguan komunikasi atau tidak sadarkan diri. Baca juga: Kiper Tornado FC Taufik Ramsyah Meninggal Dunia, Kenali Bahaya Cedera Kepala
"Apabila ketiga gejala ini tidak terjadi paska benturan di kepala, satu hal penting saat memberikan pertolongan adalah menenangkan si penderita dan lakukan komunikasi. Tetap waspada, mungkin saja terjadi penurunan fungsi otak paska trauma," imbuh Ronny mengingatkan.
Hambatan berkomunikasi, tambahnya, kerap terjadi usai terjadinya benturan kepala pada bayi atau usia balita. Urgensi penanganan dapat dilakukan apabila bayi/anak usia balita mengalami pingsan atau terlihat diam, membisu dengan tatapan mata yang kosong.
"Jika melihat keadaan ini terjadi pada sang bayi, orangtua harus segera membawanya ke rumah sakit. Penanganan di Instalasi Gawat Darurat secara modern dilakukan melalui CT-Scan ( hasil cepat) yang menjadi tindakan penting untuk menentukan arah tindakan selanjutnya", tutur Ronny.
Lihat Juga :