Tak Bawa Hasil Rapid Test, Peserta Asal Ngawi Gagal Ikut UTBK di UNS

Minggu, 05 Juli 2020 - 18:44 WIB
loading...
Tak Bawa Hasil Rapid...
Rektor UNS Solo Profesor Jamal Wiwoho saat memantau pelaksaan UTBK di Kampus setempat, Minggu (5/7). Foto/Ary Wahyu Wibowo
A A A
SOLO - Seorang peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo gagal mengikuti tes yang digelar di kampus setempat, Minggu (5/7). Peserta asal Ngawi, Jawa Timur, ini tidak bisa mengikuti UTBK karena tidak membawa hasil rapid test COVID-19.

Rektor UNS Solo Profesor Jamal Wiwoho mengemukakan, pihaknya tidak memperkenankan peserta dari luar eks Karisidenan Surakarta jika tidak membawa hasil rapid test. Meski demikian, calon mahasiswa yang bersangkutan tetap bisa mengikuti UTBK gelombang kedua atau gelombang cadangan.

“Karena bersesuaian dengan dinamika COVID-19, kalau nggak bisa gelombang pertama ya kedua, kalau nggak kedua ya ketiga. Kalau nggak bisa yang ketiga ya nggak diterima,” ungkap Jamal Wiwoho usai memantau pelaksanaan UTBK di Kampus UNS Solo, Minggu (5/7/2020). (Baca juga: Ganguan Server Selama 20 Menit Warnai UTBK di UNS Solo )

Sebab, gelombang terakhir atau gelombang cadangan diharapkan bisa menuntaskan semua peserta UTBK. Saat memantau pelaksanaan UTBK di Fakultas Kedokteran UNS, dirinya juga mendapati adanya peserta dari Bekasi. “Setelah dicek, peserta itu membawa hasil rapid test. Kami terima bisa ikut tes,” terangnya. Pelaksanaan UTBK menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Pihaknya tidak ingin UTBK menjadi klaster baru penyebaran corona virus (COVID-19).

Pusat UTBK UNS telah melaksanakan pelatihan penegakan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 bagi seluruh pimpinan fakultas, panitia pelaksana, penanggungjawab lokasi (PJL), pengawas ujian, tim teknisi, tim keamanan dan ketertiban, dan tim kebersihan. Pusat UTBK UNS menyediakan fasilitas kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Seluruh panitia dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD). (Baca juga: Hari Pertama UTBK, Unnes Libatkan 26 Tenaga Kesehatan per Sesi )

Selain wajib mengenakan masker, peserta UTBK diberi fasilitas sarung tangan gratis. Seluruh lokasi ujian dilengkapi dengan thermogun, hand sanitizer, wastafel, dan ruang transit peserta yang ditata sesuai protokol kesehatan. Tata ruang UTBK diatur sedemikian rupa untuk menjaga jarak antar peserta minimal 1,5 meter arah kanan-kiri dan depan-belakang.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Guru Besar FK UNS...
Para Guru Besar FK UNS Minta Presiden Prabowo Ingatkan Menkes
Memalukan! Kekerasan...
Memalukan! Kekerasan di Porsema UNS Solo, Leher Mahasiswa Ditendang hingga Masuk RS
Profil Budi Santoso,...
Profil Budi Santoso, Jebolan UNS yang Jadi Menteri Perdagangan di Kabinet Merah Putih
Dukung Pengembangan...
Dukung Pengembangan Dunia Pendidikan, Bank Jatim Teken MoU dengan UNS
Pengacara Henry Indraguna...
Pengacara Henry Indraguna Lulus Cumlaude Program Doktor FH UNS
UNS Solo dan Kemkominfo...
UNS Solo dan Kemkominfo Gelar Sosialisasi RUU KUHP
Diterima di ITB, Siswa...
Diterima di ITB, Siswa MAN IC Serpong Pecahkan Rekor Nasional Skor PK UTBK 2026
100 Persen Siswa SMAN...
100 Persen Siswa SMAN 14 Bandar Lampung Lolos PTN 2026, 284 Orang Diterima di Kampus Negeri
10 Jurusan Paling Diminati...
10 Jurusan Paling Diminati di SNBT 2026 Didominasi D3 dan D4, K3 UNS Teratas
Rekomendasi
Sinopsis Disclosure...
Sinopsis Disclosure Day, Film Terbaru Steven Spielberg tentang Rahasia Alien yang Guncang Dunia
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Luminary Heart Jadi...
Luminary Heart Jadi Andalan Isago x Nagita Slavina, Bisa Dipadukan untuk Berbagai Gaya
Berita Terkini
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
Infografis
Palsukan Surat Rapid...
Palsukan Surat Rapid Test, Satu Keluarga Gagal Berangkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved