WHO Hentikan Uji Coba Obat Malaria dan HIV untuk Pasien COVID-19

Minggu, 05 Juli 2020 - 08:37 WIB
loading...
WHO Hentikan Uji Coba...
WHO menghentikan uji coba hydroxychloroquine dengan kombinasi lopinavir/ritonavir. Foto: Ilustrasi
A A A
GENEVA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa mereka menghentikan uji coba hydroxychloroquine yang dikombinasi lopinavir/ritonavir untuk pengobatan, sebagai bagian dari tesnya untuk menemukan solusi yang efisien terhadap pandemi virus coronavirus COVID-19.

Diketahui obat tersebut merupakan obat yang digunakan untuk malaria dan HIV di beberapa negara.

WHO hari ini menerima rekomendasi dari Komite Pengarah Internasional Solidaritas Trial untuk menghentikan hydroxychloroquine dengan kombinasi lopinavir/ritonavir untuk percobaan. Pengadilan Solidaritas didirikan oleh WHO untuk menemukan pengobatan COVID-19 yang efektif untuk pasien yang dirawat di rumah sakit,” kata pernyataan organisasi yang dilansir di Sputnik, Minggu, (05/06/2020).

Baca Juga: WHO: Yang Terburuk dari Pandemi Virus Corona 'Belum Datang'

Remdesivir, hydroxychloroquine dan lopinavir / ritonavir diuji dalam Uji Solidaritas pertama, yang telah dilakukan WHO sejak Maret. Uji coba melibatkan lebih dari 4.500 pasien.

“Komite Pengarah Internasional merumuskan rekomendasi tersebut berdasarkan bukti untuk hidroksi kloroquine vs perawatan standar dan untuk lopinavir / ritonavir vs perawatan standar dari hasil sementara uji coba Solidaritas, dan dari peninjauan bukti dari semua uji coba yang disajikan pada KTT WHO 1-2 Juli tentang penelitian dan inovasi COVID-19," lanjut penyataan WHO.

Berdasarkan laporan dari rumah sakit bahwa kedua obat itu ditemukan menghasilkan sedikit atau tidak ada pengurangan dalam kematian pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit dibandingkan dengan standar perawatan yang ada.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WHO Cabut Status Kegawatdaruratan...
WHO Cabut Status Kegawatdaruratan Covid-19, Dinkes Bandung Tunggu Arahan Pusat
Komitmen Penghapusan...
Komitmen Penghapusan Rokok, Bupati Klungkung Raih Penghargaan WHO
Polusi Udara di Bojonegoro...
Polusi Udara di Bojonegoro Lebihi Ambang Batas WHO, Ancam Kesehatan Warga
Jutaan Warga Terpapar...
Jutaan Warga Terpapar Asap Rokok, WHO Pantau KTR Kota Bandung
5 Syarat WHO Terpenuhi,...
5 Syarat WHO Terpenuhi, Bali Berharap Status Endemi
Kabar Baik, Positivity...
Kabar Baik, Positivity Rate Jatim di Bawah 5 Persen Sesuai Standar WHO
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
Gandeng Raisa dan Eross...
Gandeng Raisa dan Eross Candra, iForte & Protelindo Group Rilis Lagu Cahaya Hati
Berita Terkini
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
Wali Kota Tangsel Paparkan...
Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia Melonjak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved