Pengacara Razman Langsung Sujud Syukur di Depan Gedung PTUN Medan Usai Margarito Bersaksi

Jum'at, 23 September 2022 - 06:10 WIB
loading...
Pengacara Razman Langsung Sujud Syukur di Depan Gedung PTUN Medan Usai Margarito Bersaksi
Pengacara Razman langsung sujud syukur di depan Gedung PTUN Medan usai Margarito Kamis bersaksi dalam sidang, Kamis (22/9/2022). Foto: iNewsTV/Said Ilham
A A A
MEDAN - Pengacara kondang, Razman Arif Nasution langsung sujud syukur di depan gedung PTUN Medan, usai Pakar Hukum Tata Negara DR Margarito Kamis memberikan penjelasan selaku saksi ahli dalam persidangan, di Medan , Kamis sore (22/9/2022).

Margarito menjelaskan bahwa Bupati Padang Lawas (Palas) nonaktif, Ali Sutan Harahap bisa langsung beraktivitas dan mengemban tanggung jawabnya sebagai Bupati Palas.

“Alasannya, karena gubernur tidak memiliki kewenangan untuk menerbitkan surat terkait posisi jabatan bupati melainkan Mendagri,” bebernya.

Baca juga: Bupati Palas Dinonaktifkan karena Sakit, Begini Kata Pemprov Sumut

Sebelumnya, Bupati Palas Ali Sutan Harahap dinonaktifkan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi karena alasan sakit dan menunjuk wakilnya sebagai Plt Bupati Palas.



Pengacara Razman Arif Nasution langsung melakukan sujud syukur di depan gedung PTUN Medan, Jalan Bunga Raya Kecamatan Medan Sunggal, usai mengikuti sidang gugatan Bupati Palas nonaktif Ali Sutan Harahap terhadap Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi dengan agenda mendengarkan kesaksian ahli pakar hukum tata negara DR Margarito.

“Ini merupakan bentuk rasa syukur atas penjelasan Pakar Hukum Tata Negara DR Margarito yang menyampaikan Bupati Palas Non Aktif Ali Sutan Harahap, bisa langsung beraktivitas dan mengemban tanggung jawabnya sebagai Bupati Palas,” katanya.

Baca juga: Polda Sumut Bentuk Tim Khusus Tangani Bocah Diperkosa hingga Terjangkit HIV

Terkait soal selembar surat diagnosa sakit terhadap Ali Sutan Harahap yang menjadi salah satu dasar terbitnya surat Plt oleh gubernur Sumut.
“Di dalam persidangan Margarito berpendapat bahwa surat tersebut tidak valid karena tidak spesifik menerangkan Ali Sutan Harahap sakit stroke,” ungkapnya.

Razman menegaskan bahwa Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi tidak punya kewenangan untuk menerbitkan surat terkait pembatalan maupun penundaan jabatan Bupati Ali Sutan Harahap dan surat Plt yang diterbitkan tidaklah sah.

Dengan keterangan pakar hukum tersebut, Razman berencana akan menyurati DPRD Palas, sekda Palas serta gubernur, untuk menyatakan bahwa Ali Sutan Harahap Bupati Palas non aktif sudah sehat.

Baca juga: Senggol Kabel Listrik, Sopir dan Kernet Truk di Sergai Tewas Kesetrum

“Jika surat tersebut tidak digubris minggu depan akan segera menghantarkan Bupati Palas non aktif ali sutan harahap untuk memasuki ruang kerjanya di kantor Bupati Palas dan minta DPRD Palas mengawal konstitusi,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi melalui suratnya menonaktifkan Bupati Palas Ali Sutan Harahap pada pertengahan 2021 lalu karena alasan sakit dan kemudian menunjuk wakilnya Zarnawi sebagai Plt bupati.

Penonaktifan dirinya sebagai Bupati Palas mendapat perlawanan dari Ali Sutan Harahap. “Selain masa jabatannya yang masih panjang sebagai bupati kondisi kesehatannya juga sudah membaik,” pungkasnya.
(nic)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1765 seconds (11.210#12.26)