Gubernur Jatim Warning Kepala Daerah Hindari Praktik Jual Beli Jabatan
Jum'at, 16 September 2022 - 07:01 WIB
loading...
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengukuhkan Forum Penyuluh Anti Korupsi atau yang disebut dengan Jatim PAK Periode 2022-2024, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (15/9/2022). Foto SINOnews
A
A
A
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengukuhkan Forum Penyuluh Anti Korupsi atau yang disebut dengan Jatim PAK Periode 2022-2024, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (15/9/2022). Pada kesempatan itu, Khofifah mengingatkan kepala daerah agar tidak mempraktikkan jual beli jabatan.
Para Penyuluh Anti Korupsi tersebut dikukuhkan berdasarkan Keputusan Gubernur Jatim Nomor 188/638/KPTS/013/2022 tentang Forum Penyuluh Anti Korupsi Provinsi Jatim Periode 2022-2024. Baca juga: Khofifah Ajak Fotografer Indonesia Promosikan Keindahan Gunung Bromo
"Forum Jatim PAK ini beranggotakan dari seluruh kabupaten kota ada perwakilannya. Di dalam penyuluh ini semua dilibatkan, ada kampus, pegiat anti korupsi dan ada inspektorat dari berbagai daerah, kata Khofifah.
Khofifah berharap keberadaan forum Jatim PAK bisa memberi edukasi tentang anti korupsi yang dilakukan secara menyeluruh dan lintas elemen. "Dan Jatim bisa terhindar dari tindakan korupsi, kolusi maupun nepotisme di semua lini dan sektor," ujarnya.
Para Penyuluh Anti Korupsi tersebut dikukuhkan berdasarkan Keputusan Gubernur Jatim Nomor 188/638/KPTS/013/2022 tentang Forum Penyuluh Anti Korupsi Provinsi Jatim Periode 2022-2024. Baca juga: Khofifah Ajak Fotografer Indonesia Promosikan Keindahan Gunung Bromo
"Forum Jatim PAK ini beranggotakan dari seluruh kabupaten kota ada perwakilannya. Di dalam penyuluh ini semua dilibatkan, ada kampus, pegiat anti korupsi dan ada inspektorat dari berbagai daerah, kata Khofifah.
Khofifah berharap keberadaan forum Jatim PAK bisa memberi edukasi tentang anti korupsi yang dilakukan secara menyeluruh dan lintas elemen. "Dan Jatim bisa terhindar dari tindakan korupsi, kolusi maupun nepotisme di semua lini dan sektor," ujarnya.
Lihat Juga :