Memilukan! Bocah SD di Lombok Tengah Tewas Tersengat Listrik

Senin, 12 September 2022 - 01:13 WIB
loading...
Memilukan! Bocah SD di Lombok Tengah Tewas Tersengat Listrik
Ilham Galang Saputra (10), pelajar sekolah dasar di Dusun Gojong, Desa Montong Gamang, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, tewas tersengat listrik. Foto/MPI/Edy Gustan
A A A
LOMBOK TENGAH - Seorang bocah sekolah dasar di Dusun Gonjong, Desa Montong Gamang, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, tewas tersengat listrik, pada Sabtu (10/9/2022) petang. Korban diketahui bernama Ilham Galang Saputra (10).

Baca juga: Tragis! 2 Pekerja Tewas Kesetrum 6 Terluka Tersengat Listrik PJU di Palu

Kapolsek Kopang, AKP Suherdi membenarkan peristiwa tewasnya bocah sekolah dasar akibat tersengat listrik tersebut. Saat kejadian, korban baru pulang bermain dan mengeluhkan sakit mata kepada ibunya.



Mendengar keluhan anaknya, ibunya sontak ingin memeriksa mata anaknya. Tapi entah kenapa, Ilham justru kabur dan bersembunyi. Penasaran dengan apa yang menimpa anaknya, ibunya mengejarnya tapi tidak menemukan keberadaan korban.

Baca juga: Gempa Terkini Berkekuatan Magnitudo 6,1 Guncang Mentawai

Ibu korban mencoba memanggil-manggil korban, namun tidak kunjung ditemui. Suherdi mengatakan, setelah dicari beberapa lama, ternyata korban ditemukan dalam kondisi kaku di dalam kamar mandi yang tidak digunakan. Salah satu tangan korban memegang kabel listrik mesin air yang terkelupas.

Melihat kondisi anaknya itu, ibu korban menjerit. Dia meminta tolong tetangganya yang langsung mematikan aliran listrik. Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Kopang. Nahas, nyawa korban tidak terselamatkan.

Baca juga: Mengerikan, Begini Kronologi Rombongan Wisatawan Gunung Bromo Masuk Jurang

"Kami sudah olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi-saksi. Dari keterangan saksi, kuat dugaan korban meninggal akibat sengatan arus listrik dari mesin air. Keluarga korban menolak dilakukan autopsi," pungkas Suherdi, Minggu (11/9/2022).
(eyt)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1871 seconds (11.252#12.26)