Mengerikan, Begini Kronologi Rombongan Wisatawan Gunung Bromo Masuk Jurang
Sabtu, 10 September 2022 - 15:07 WIB
loading...
Evakuasi rombongan wisatawan masuk jurang Gunung Bromo. Foto: Avirista/SINDOnews
A
A
A
PASURUAN - Rombongan wisatawan Gunung Bromo mengalami kecelakaan. Mobil Jeep yang ditumpanginya terjun ke jurang sedalam 200 meter. Dua orang tewas, tiga lainnya mengalami patah tulang.
Kapolsek Tosari, AKP Deddy Suryo Cahyono menceritakan kronologis peristiwa itu. Awalnya, anggotanya menerima laporan adanya kecelakaan, saat patroli mengantisipasi dampak kerawanan dan keamanan, pukul 03.00 WIB.
"Saat itu ada sejumlah warga yang melaporkan adanya mobil Jeep yang terjun ke jurang di sekitar Bukit Cinta, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Pasuruan," katanya, kepada wartawan, Sabtu (10/9/2022).
Baca juga: Jip Rombongan Wisatawan Gunung Bromo Masuk Jurang, 2 Penumpang Tewas
Benar saja, saat anggota bersama warga itu turun melakukan pengecekan, ada jejak kecelakaan dan terdapat suara teriakan minta tolong dari jurang sedalam 200 meter.
"Karena saat itu gelap, berkabut dan hujan, anggotanya akhirnya memutuskan mencari bantuan personel," jelasnya.
Kemiringan medan yang mencapai hampir 65 derajat, membuat evakuasi sempat terkendala. Bahkan petugas gabungan dibantu warga sekitar, sempat menarik bersama-sama korban dari dasar jurang.
Kapolsek Tosari, AKP Deddy Suryo Cahyono menceritakan kronologis peristiwa itu. Awalnya, anggotanya menerima laporan adanya kecelakaan, saat patroli mengantisipasi dampak kerawanan dan keamanan, pukul 03.00 WIB.
"Saat itu ada sejumlah warga yang melaporkan adanya mobil Jeep yang terjun ke jurang di sekitar Bukit Cinta, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Pasuruan," katanya, kepada wartawan, Sabtu (10/9/2022).
Baca juga: Jip Rombongan Wisatawan Gunung Bromo Masuk Jurang, 2 Penumpang Tewas
Benar saja, saat anggota bersama warga itu turun melakukan pengecekan, ada jejak kecelakaan dan terdapat suara teriakan minta tolong dari jurang sedalam 200 meter.
"Karena saat itu gelap, berkabut dan hujan, anggotanya akhirnya memutuskan mencari bantuan personel," jelasnya.
Kemiringan medan yang mencapai hampir 65 derajat, membuat evakuasi sempat terkendala. Bahkan petugas gabungan dibantu warga sekitar, sempat menarik bersama-sama korban dari dasar jurang.
Lihat Juga :