Polisi Segera Gelar Perkara Kasus Santri Pondok Gontor Tewas Diduga Dianiaya

Minggu, 11 September 2022 - 09:18 WIB
loading...
Polisi Segera Gelar...
Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo Foto/dok
A A A
PONOROGO - Pengusutan kasus santri Pondok Pesantren Gontor yang tewas diduga dianiaya terus berlanjut. Setelah memeriksa 25 saksi, olah TKP dan autopsi, Polres Ponoroogo bakal melakukan gelar perkara. Proses ini untuk mengungkap apakah akan dijerat pasal penganiayaan atau pengeroyokan.

Menurut Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo, proses pengusutan kasus ini terus berlanjut. "Sebanyak 25 saksi sudah diperiksa, di antaranya saksi korban lain, saksi ustadz, guru dan tim medis," katanya.

Tahapan selanjutnya, kata Catur, melakukan gelar perkara apakah tindak pidana ini masuk ke penganiayaan ayau pengeryokan. "Hasil penyelidikan, pelaku berjumlah lebih dari satu orang," tambahnya.

Baca juga: Terungkap! Santri Gontor Meninggal di Pesantren Bukan di Rumah Sakit

Sebelumnya korban Albar Mahdi, santri Ponpes Gontor 1 di Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Ponorogo tewas usai dianiaya santri senior. Jenasah kemudian dipulangkan ke rumah orang tuanya di Palembang, Sumatera Selatan pada 23 Agustus 2022.

Perwakilan yang mengantar jenazah saat itu membawa surat keterangan kematian dari RS Yasyin yang menyatakan korban meninggal karena sakit. Namun ibu korban, Soimah curiga anaknya meninggal tidak wajar.

Kasus mencuat setelah ibu korban mengadukan nasib yang menimpa anaknya kepada dengan pengacara kondang Hotman Paris.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Gelar Perkara...
Polisi Gelar Perkara Meninggalnya Affan Kurniawan Besok
Gelar Perkara Tewasnya...
Gelar Perkara Tewasnya Diplomat Arya Daru Pangayunan, Kompolnas: Penyebab Kematiannya Sudah Jelas!
Pengakuan Santri Korban...
Pengakuan Santri Korban Bullying Senior di Pesantren, AMRM: Saya Ditendang Sebelum Dibakar
Kronologi Penganiayaan...
Kronologi Penganiayaan Santri di Pesawaran Lampung, Nomor 3 Sangat Keterlaluan
Aniaya Junior, Santri...
Aniaya Junior, Santri Ponpes Madarijul Ulum Lampung Ditangkap Polisi
Luka Bakar 63 Persen,...
Luka Bakar 63 Persen, Korban Kritis Ledakan Balon Udara di Ponorogo Meninggal
Tentukan Unsur Pidana...
Tentukan Unsur Pidana di Kasus Mens Rea Pandji, Polisi Periksa Ahli dan Gelar Perkara
Roy Suryo Sebut Gelar...
Roy Suryo Sebut Gelar Perkara Khusus Bongkar 2 Kebohongan Soal Ijazah Jokowi
Kuasa Hukum Jokowi Hadiri...
Kuasa Hukum Jokowi Hadiri Gelar Perkara Khusus Kasus Ijazah di Polda Metro Jaya
Rekomendasi
Bukan Keriput, Ini Tanda...
Bukan Keriput, Ini Tanda Penuaan Wajah yang Mulai Muncul di Usia 35 Tahun
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Gula Berlebihan pada Anak, Bisa Turunkan Kecerdasan
Berita Terkini
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved