SAR se-Asia Pasifik Kumpul di Bali, Ada Apa?

Senin, 05 September 2022 - 17:52 WIB
loading...
SAR se-Asia Pasifik...
Kepala Basarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi saat berbicara dalam pertemuan tim SAR yang tergabung dalam International Search and Rescue Advisory Group Asia-Pacific (Insarag), di Nusa Dua Bali, Senin (5/9/2022). Foto: SINDOnews/Miftahul Chusna.
A A A
DENPASAR - Tim SAR se-Asia Pasifik berkumpul di Nusa Dua, Bali , Senin (5/9/2022). Mereka membahas penguatan kerja sama kawasan dalam penanganan bencana gempa.

Pertemuan diikuti tim SAR dari yang tergabung dalam International Search and Rescue Advisory Group Asia-Pacific (Insarag).

Terdiri Amerika Serikat, Australia, Singapura, Jepang, New Zeland, Malaysia, Bangladesh, Fiji, Pakistan, Philipina, Korea, Samoa, Sri Langka, Mongolia, Nepal dan Kanada.

Baca juga: Siswa SMP 1 Sentani Bisa Sekolah Lagi, Jenderal Kopassus JO Sembiring Pimpin Upacara Bendera

"Pertemuan ini bertujuan meningkatkan kapasitas setiap negara anggota dalam memberikan respons secara cepat ketika gempa bumi terjadi," kata Kepala Basarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi.

Dia menjelaskan, salah satu masalah yang dibahas dalam pertemuan adalah terkait masuknya bantuan internasional ketika suatu negara terjadi gempa bumi dengan magnitudo besar yang mengakibatkan jatuhnya banyak korban jiwa.



Selama ini, kata Henri, proses masuknya bantuan internasional kepada negara yang terkena bencana selalu berbelit-belit, salah satunya karena kendala aturan diplomatik.

Akibatnya bantuan baik berupa peralatan dan logistik yang sangat dibutuhkan itu tak jarang terlambat tiba di lokasi terdampak. "Padahal niatnya membantu, tapi dipersulit. Ini kan kesannya jadi beda," ungkapnya.

Baca juga: Tragis! 2 Pekerja Tewas Kesetrum 6 Terluka Tersengat Listrik PJU di Palu

Dia berharap, pertemuan selama lima hari ke depan itu akan menghasilkan kesepakatan mengenai persoalan ini. "Jadi bagaimana ini bisa sesuai dengan prinsip tanggap darurat yaitu quick response, kecepatan," imbuh Henri.

Peter Muller dari Sekretariat Insarag mengatakan, pertemuan ini bertujuan mempermudah kerja sama bantuan SAR kepada negara terdampak bencana gempa.

Menurutnya, operasi SAR, identik dengan misi kemanusiaan. Ketika terjadi bencana gempa bumi, maka negara lain dengan personil yang kompeten dan kecanggihan peralatan yang dimiliki dapat dengan mudah memiliki akses untuk memberikan bantuannya.

"Lewat pertemuan ini, diharapkan negara-negara yang ingin memberikan bantuan SAR dapat difasilitasi, tidak mengalami kesulitan dari aspek administrasi sehingga bantuan dapat cepat dan tepat sasaran," katanya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPW Partai Perindo Bali...
DPW Partai Perindo Bali Solid dan Yakin Lolos Verifikasi Parpol Hadapi Pemilu 2029
Kunjungi Tapteng dan...
Kunjungi Tapteng dan Tapsel, Kasum TNI Tinjau Pembangunan Infrastruktur Pascabencana
Kepala Pos Komando Wilayah...
Kepala Pos Komando Wilayah PRR Aceh Sebut 71 Lokasi Huntap Siap Dibangun
Anak-anak Sudah Melek...
Anak-anak Sudah Melek Digital, Negara Hadir Melindungi
The Maritime Circle,...
The Maritime Circle, Cara Baru Menikmati Kepemilikan Yacht di Bali
Layanan Publik di Aceh...
Layanan Publik di Aceh Pulih Pascabencana, Safrizal Sebut Kolaborasi Jadi Kunci
Nino Fernandez dan Steffi...
Nino Fernandez dan Steffi Zamora Ungkap Alasan Pindah ke Bali Bersama Putri Mereka
Liburan Sekolah, Berbagai...
Liburan Sekolah, Berbagai Vila Privat di Bali Ini Sediakan Butler Pribadi
Dibuka Tahun Ini, Nuanu...
Dibuka Tahun Ini, Nuanu Park Bali Bakal Hadirkan Zipline hingga Art Village
Rekomendasi
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved