Mataram Gempar! Puluhan Siswa SMP Serang Sekolah Dasar, Murid Panik Ketakutan

Jum'at, 02 September 2022 - 14:06 WIB
loading...
Mataram Gempar! Puluhan Siswa SMP Serang Sekolah Dasar, Murid Panik Ketakutan
Puluhan siswa SMP 14 Mataram ramai-ramai menyerang dan merusak Sekolah Dasar (SD) Negeri Model di Jalan Brawijaya nomor 22 Seganteng, Kota Mataram, NTB. Foto/Tangkapan Layar
A A A
MATARAM - Puluhan siswa SMP 14 Mataram ramai-ramai menyerang dan merusak Sekolah Dasar (SD) Negeri Model di Jalan Brawijaya nomor 22 Seganteng, Cakranegara, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Aksi anarkis yang tidak sepantasnya dilakukan itu terekam video amatir dan viral di media sosial.

Baca juga: Duel Maut di Sekolah, Siswa SMP Tewas Ditusuk Kakak Kelas

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.00 Wita itu berlangsung tiba-tiba. Siswa SMP datang menyerang dan merusak fasilitas sekolah. Di antaranya menghancurkan papan pembatas.

Peristiwa itu karuan mengejutkan hingga membuat panik dan ketakutan murid serta guru SDN Model. Sejumlah wali murid pun langsung berdatangan menjemput anak mereka. Guru SDN Model sibuk mengevakuasi muridnya.

Meirna Endasari salah satu wali murid mengaku langsung menjemput anaknya yang duduk di bangku kelas 6 SDN Model.

Sedianya, masa pembelajaran siswa di SDN Model Mataram ini selesai pada pukul 15.00 wita. Akibat peristiwa itu, pihak sekolah memulangkan muridnya.

Baca juga: Bikin Malu! Tawuran Pulang Sekolah, Siswa SMP Cakung Menangis Histeris

"Saya kaget mendengar informasi sekolah diserang. Lihat dari videonya kan seram ya," ujar Meirna kepada wartawan di Mataram, Jum'at (2/9/2022).

Dihantar suaminya, Meirna langsung mencari anak perempuannya yang saat itu bersama guru. Sebagai ibu, dia prihatin dengan aksi anarkistis yang dilakukan siswa SMP itu.



Dia berharap persoalan itu segera diselesaikan. Selain itu juga meminta pihak sekolah melaporkan aksi perusakan tersebut sebagai efek jera. Apalagi pelaku aksi anarkistis itu merupakan siswa sekolah.

"Saya sih berharap ini diproses hukum saja sebagai efek jera," paparnya.

Berdasarkan informasi, peristiwa penyerangan dan perusakan itu diduga berlatar belakang rebutan lahan sekolah. Saat ini, SDN Model Mataram yang memiliki murid sebanyak 270 itu meminjam lahan SMP 14.

Sejatinya, peristiwa ini sudah berlangsung lama. Namun, aksi penyerangan ini seolah menjadi puncaknya.
Siswa belajar di 13 ruang kelas di lahan tersebut.

Aktivitas ini berlangsung sejak 2016 hingga saat ini. Rencananya, sekolah akan dipindahkan ke bekas Universitas Terbuka di Turide. Namun sampai sekarang masih dalam proses.
(shf)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2585 seconds (10.101#12.26)