Pekerja Tewas Tertimbun Tebing yang Longsor Setinggi 3 Meter di Kabupaten Bandung

Rabu, 31 Agustus 2022 - 10:37 WIB
loading...
Pekerja Tewas Tertimbun Tebing yang Longsor Setinggi 3 Meter di Kabupaten Bandung
Petugas kepolisian melakukan olah TKP tebing setinggi 3 meter yang longsor dan menimpa dua pekerja.
A A A
BANDUNG - Dua pekerja konstruksi yang membuat galian pondasi bangunan di Kampung Sukalilah, Desa Pameuntasan, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, tertimpa tebing setinggi 3 meter yang longsor.

Dalam kejadian tersebut, satu orang pekerja atas nama Didin (46) tewas setelah hampir satu jam tertimbun tanah. Sementara warga lain, Agus dilarikan ke rumah sakit Unggul Karsa Medika karena luka berat di bagian kepala dan dada.

Menurut warga sekitar, Amay (55), peristiwa yang terjadi pada Selasa (30/08/2022) sore itu, bermula ketika 4 orang pekerja tengah membuat sebuah galian untuk pondasi bangunan kontrakan.

Baca juga: Sempat Hilang Satu Minggu, Gadis Desa Cantik Ternyata Disekap di Rumah Kosong

Namun nahas, tebing setinggi 3 meter yang tepat berada diatas mereka, tiba-tiba ambruk. "Kemarin sore, mereka sedang kerja 4 orang, 2 orang tertimbun, 1 meninggal, 1 kritis," ujarnya.

Sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi sempat mengguyur wilayah tersebut. Tidak berselang lama, warga setempat juga mendengar suara gemuruh yang cukup kencang. "Hujan besar tapi tidak lama, kemudian ada suara (gemuruh)," kata Amay.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Kota Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, kini pihaknya tengah melakukan pendataan seraya memeriksa saksi-saksi.



"Kami melakukan pendataan terlebih dahulu, sementara pihak-pihak yang mau kami ambil keterangan belum sepenuhnya kami ambil (keterangan) karena masih fokus kepada keluarga korban dan saat ini keluarga masih berduka," ujar Kusworo.

Kini, di lokasi kejadian petugas kepolisian memasang garis polisi agar warga sekitar tidak mendekat ke lokasi karena dikhawatirkan, sisa tanah diatas tebing tersebut akan ambruk kembali.
(msd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1521 seconds (11.97#12.26)