Cerita Karyawan Pabrik Miliki 17 Masker Dihadiahi Gubernur Jateng Rp500.000

Rabu, 01 Juli 2020 - 15:48 WIB
loading...
Cerita Karyawan Pabrik...
Gubernur Ganjar Pranowo melihat aktifitas produksi di pabrik PT Norojono Tobacco International, Rabu (1/7/2020). Foto/Humas Pemprov Jateng
A A A
KUDUS - Selama masa pandemi ini berapa jumlah koleksi masker yang kamu miliki? Karena sesuai protokol kesehatan, satu masker baiknya digunakan tidak lebih dari empat jam. Mestinya setiap orang punya masker minimal tiga. Seperti yang dipraktikkan salah satu karyawan PT Norojono Kudus, Endang Murwati (46).

Selama masa pandemi ini, Endang ketika bekerja selalu membawa bekal tiga sampai lima masker. Setiap beberapa jam sekali, dia mengatakan selalu mengganti masker kain yang dia kenakan. Wajar saja, karena masker yang Endang memiliki ada 17 buah. Delapan masker hasil dari pemberian tempatnya bekerja, sisanya dia beli sendiri dan sebagian diberi orang.

Di tempat dia bekerja, telah dilakukan penataan sudah sekitar tiga bulan. Antar tempat duduk pekerja di beri jarak plus dipasang pembatas dengan plastik. Selain wajib mengenakan masker, sebelum masuk ke ruang kerja, semua pekerja dicek suhu tubuhnya dan cuci tangan.

(Baca juga: Muncul Klaster Pemprov Jateng, Puluhan ASN Terpapar Corona )

Semua tata cara bekerja itu, Endang jelaskan dengan gamblang kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mengecek penerapan new normal di pabrik tersebut, Rabu (6/1/2020). "Kalau tidak pakai masker disuruh pulang Pak. Saya punya kalau gak 16 ya 17 masker pak," kata Endang.

Meski sempat terkejut, Ganjar membenarkan jawaban Endang. Ganjar mengatakan untuk pemakaian masker kain memang baiknya tidak lebih dari empat jam. Karena pemahaman yang luas terhadap protokol kesehatan di tempat kerja, Endang pun mendapat hadiah dari Ganjar berupa uang tunai Rp 500 ribu.

"Tugase jenengan (Anda) sosialisasi ke teman-teman, kalau nyedak Keplak (mendekat tampar). Masker itu jadikan bagian dari baju yang harus kita kenakan," kata Ganjar.

(Baca juga: HUT Bhayangkara 74, Polda Jateng Janji Tingkatkan Layanan dan Keamanan )

Pemahaman karyawan terhadap penerapan normal baru di tempat kerja, kata Ganjar, salah satunya menjadi tanggungjawab perusahaan. Maka sosialisasi dan pengawasan mesti terus dilakukan. Dengan demikian, meski di tengah Pandemi tapi aktivitas ekonomi, di dunia industri khususnya masih tetap bisa berjalan.

"Saat ini memang harus ada yang nge-gas dan nge-rem. Saya di pemerintahan, bupati dan para pengusaha ini yang nge-gas agar ekonomi tidak mandek. Tapi harus ada yang ngerem yaitu dari sisi kesehatan. Maka harus ada saling pengertian," kata Ganjar.

Ganjar pun mengapresiasi apa yang telah dilakukan PT Norojono yang memberlakukan kerja hanya satu shift, pemasangan pembatas antar pekerja sampai sosialisasi yang terus dilakukan. Menurut Ganjar apa yang telah diterapkan PT Norojono itu bisa menjadi model baru di tempat kerja.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buruh Pabrik di Lampung...
Buruh Pabrik di Lampung Tewas Terjatuh ke Mesin Pencacah Kayu
Tragis! Buruh Pabrik...
Tragis! Buruh Pabrik Mebel Tewas Dibunuh, 2 Pelaku Ditangkap Warga Pasuruan
Tragis! Pekerja Pabrik...
Tragis! Pekerja Pabrik Kapur di Sukabumi Tewas Tergiling Mesin Batubara
Pengakuan Ossy Claranita...
Pengakuan Ossy Claranita Nanda usai Bunuh Suaminya: Ya Harus Gimana Lagi
Istri Sewa Pembunuh...
Istri Sewa Pembunuh Bayaran Rp1,5 juta untuk Habisi Suaminya Buruh Toyota
Disangka Korban Begal,...
Disangka Korban Begal, Buruh Toyota Ternyata Dibunuh Istri dan Adik Ipar
Kisah Annisa, Anak Buruh...
Kisah Annisa, Anak Buruh Pabrik Jadi Sarjana Pertama di Keluarganya dan Lulusan Terbaik IPB
Sakit Hati, Buruh Pabrik...
Sakit Hati, Buruh Pabrik di Cikarang Aniaya Mantan Kekasih Sekaligus Atasan
Gubernur Jateng dan...
Gubernur Jateng dan Kapolri Tinjau Persiapan Arus Mudik Lebaran
Rekomendasi
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
Bertahun-Tahun Punya...
Bertahun-Tahun Punya Kebiasaan Ini, Axelo Ngaku Jempolnya Sempat Berbeda
Tuntas Verifikasi Laporan...
Tuntas Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli, KPK: Hasil Hanya Disampaikan ke Pelapor
Berita Terkini
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved