Polisi Akan Periksa Anggota Dewan yang Terlibat Pengambilan Jenazah COVID-19
Rabu, 01 Juli 2020 - 14:51 WIB
loading...
A
A
A
Terlebih karena legislator itu menurut Guntur adalah seroang relawan Tim Gugus Tugas COVID-19.
"Sebenarnya itu tidak boleh. Kita harus mengikuti protokol kesehatan . Tidak bisa seperti itu. Itu namanya bertindak sendiri," jelas jenderal bintang dua ini.
Kapolda Guntur menegaskan, tidak ada siapa pun yang bisa dengan sewenang-wenang melanggar protokol pencegahan COVID-19 yang telah ditetapkan. Khususnya dalam hal penanganan hingga pengambilan jenazah pasien COVID-19.
Sebab, lanjut Guntur, protokol kesehatan dibuat semata-mata untuk memutus mata rantai penyebaran virus di wilayahnya. Utamanya di Kota Makassar yang dianggap sebagai episentrum penyebaran virus.
Kasus ini sendiri, diungkapkan Guntur telah ditangani oleh jajaran Polrestabes Makassar.
"Insyallah kita akan selidiki seperti apa tanggung jawab yang bersangkutan mengambil dengan mengatasnamakan diri sendiri. Apalagi kepala rumah sakitnya sudah dinonaktifkan oleh bapak gubernur. Yang lain juga kita akan libatkan dalam periksa nantinya," tegasnya.
"Sebenarnya itu tidak boleh. Kita harus mengikuti protokol kesehatan . Tidak bisa seperti itu. Itu namanya bertindak sendiri," jelas jenderal bintang dua ini.
Kapolda Guntur menegaskan, tidak ada siapa pun yang bisa dengan sewenang-wenang melanggar protokol pencegahan COVID-19 yang telah ditetapkan. Khususnya dalam hal penanganan hingga pengambilan jenazah pasien COVID-19.
Sebab, lanjut Guntur, protokol kesehatan dibuat semata-mata untuk memutus mata rantai penyebaran virus di wilayahnya. Utamanya di Kota Makassar yang dianggap sebagai episentrum penyebaran virus.
Kasus ini sendiri, diungkapkan Guntur telah ditangani oleh jajaran Polrestabes Makassar.
"Insyallah kita akan selidiki seperti apa tanggung jawab yang bersangkutan mengambil dengan mengatasnamakan diri sendiri. Apalagi kepala rumah sakitnya sudah dinonaktifkan oleh bapak gubernur. Yang lain juga kita akan libatkan dalam periksa nantinya," tegasnya.
Lihat Juga :