Eri Cahyadi Kumpulkan Semua Lurah dan Camat Beri Arahan Pendataan Aplikasi Sayang Warga
Selasa, 30 Agustus 2022 - 03:27 WIB
loading...
Para lurah dan Camat di Kota Pahlawan dikumpulkan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Foto SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tiba-tiba mengumpulkan semua lurah dan camat di Kota Pahlawan, Senin (29/8/2022). Mereka diberikan wejangan dalam pelayanan publik ke warga. Salah satunya soal pendataan aplikasi Sayang Warga.
Pelayanan malam di balai RW secara serentak setiap selasa mulai pukul 18.00-20.00 WIB, pelayanan pagi setiap hari jumat di jam kerja mulai pukul 07.30-15.00 WIB. Termasuk juga penegasan soal Dana Kelurahan (Dakel) serta pendataan aplikasi Sayang Warga. Baca juga: Jalin Kedekatan dengan Warga, Pemko Surabaya Buka 14 Kanal Pengaduan
"Tanggal 5 September 2022, itu dakel sudah terkontrak semua, aplikasi Sayang Warga sudah selesai terisi semua per RT. Agar anggaran tepat sasaran," kata Eri.
Ia melanjutkan, soal pendataan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), agar treatmen yang diberikan berbeda, antra yang penghasilannya Rp1,5 juta dan Rp3 juta. Wali kota yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu menargetkan, data MBR saat ini ada 390.000 kepala keluarga (KK). Ia menargetkan, jumlah itu turun menjadi 120.000 KK pada tahun ini.
Pelayanan malam di balai RW secara serentak setiap selasa mulai pukul 18.00-20.00 WIB, pelayanan pagi setiap hari jumat di jam kerja mulai pukul 07.30-15.00 WIB. Termasuk juga penegasan soal Dana Kelurahan (Dakel) serta pendataan aplikasi Sayang Warga. Baca juga: Jalin Kedekatan dengan Warga, Pemko Surabaya Buka 14 Kanal Pengaduan
"Tanggal 5 September 2022, itu dakel sudah terkontrak semua, aplikasi Sayang Warga sudah selesai terisi semua per RT. Agar anggaran tepat sasaran," kata Eri.
Ia melanjutkan, soal pendataan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), agar treatmen yang diberikan berbeda, antra yang penghasilannya Rp1,5 juta dan Rp3 juta. Wali kota yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu menargetkan, data MBR saat ini ada 390.000 kepala keluarga (KK). Ia menargetkan, jumlah itu turun menjadi 120.000 KK pada tahun ini.
Lihat Juga :