Curi Sarang Walet, Warga Bajuin Kalsel Diringkus Polisi

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 10:05 WIB
loading...
Curi Sarang Walet, Warga Bajuin Kalsel Diringkus Polisi
Yur, warga Desa Tanjung, Kecamatan Bajuin terpaksa berurusan dengan jajaran Polres Tanah Laut (Tala), Polda Kalsel lantaran mencuri sarang walet di Kecamatan Bati-Bati, Selasa (19/8/2022) lalu. Foto SINDOnews
A A A
PELAIHARI - Yur, warga Desa Tanjung, Kecamatan Bajuin terpaksa berurusan dengan jajaran Polres Tanah Laut (Tala), Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) lantaran mencuri sarang walet di Kecamatan Bati-Bati, Selasa (19/8/2022) lalu.

Yur diamankan personel Polsek Bari-Bati yang dipimpin langsung Kapolsek Iptu Joko Sulistyo pada Kamis (25/8/2022) di kediamannya.
Saat ditangkap, lelaki berusia 41 tahun itu sedang bersama tamunya. Petugas pun menyergap Yur di hadapan tamunya. Baca juga: Barantan Terima 6.157 Permintaan Pengujian, Ada Sarang Burung Walet untuk Ekspor ke China



Kapolres Tala, AKBP Rofikoh Yunianto melalui Kapolsek Bati-Bati membenarkan jajarannya saat ini sudah mengamankan salah seorang pelaku pencurian sarang walet.

"Saat ini lelaki yang diduga salah satu pelaku pencurian sarang walet sudah kami amankan dan masih menjalani pemeriksaan,” kata Kapolsek, Sabtu (27/8).

Berdasarkan data, lanjut Kapolsek, Yur merupakan penjahat kambuhan (resideivis) yang pernah ditangkap karena kasus pencurian. Yur melakukan aksi pencurian pada Selasa (19/8/2022) sekitar pukul 02.30 Wita.

Kasus ini terungkap berawal dari Badarudin Wakar yang dipercaya menjaga sarang walet mendapatkan informasi bahwa ada dua orang berjalan dari sarang walet.

Mendapatkan informasi itu, Badarudin bergegas mendatangi sarang walet yang dijaganya. Di lokasi ia mendapatkan sebuah tangga bersandar di dinding sarang walet.

Selain mendapatkan tangga, Badarudin juga melihat dinding sarang walet jebol. Lobang itu berada di ketinggian sekitar 15 meter dari tanah. Kemudian Badarudin melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik sarang walet dan dilanjutkan dengan pengecekan bersama anggota Polsek Bati-Bati.

“Aksi pencurian sarang walet ini membuat pemilik sarang walet mengalami kerugian sekitar Rp12 juta,” kata Kapolsek Bati-Bati. Baca juga: Belum Miliki Tempat Pengolahan, Sulut Tak Bisa Langsung Ekspor Sarang Burung Walet

Kapolsek Bati-Bati dan anggotanya langsung mengadakan pelacakan keberadaan terduga pelaku yang akhirnya mengarah pada Yur warga Desa Tanjung. Selain mengamankan Yur, petugas juga mengamankan tambang sepanjang 10 meter dan sarang walet sekutar 2 ons.

Kapolsek menjelaskan, Yur bekerja tidak sendirian. “Dia tudak bekerja sendirian. Ada dua lagi yan g masih kita cari,” kata Kapolsek.

Atas perbuatannya, Yur terancam dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun.
(don)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1866 seconds (11.97#12.26)