Gerebek Judi Online di 6 Kecamatan, Polres Karawang Tangkap 7 Bandar

Kamis, 25 Agustus 2022 - 10:53 WIB
loading...
Gerebek Judi Online di 6 Kecamatan, Polres Karawang Tangkap 7 Bandar
Polres Karawang, berhasil menangkap tujuh bandar judi di enam kecamatan. Foto/SINDonews/Nila Kusuma
A A A
KARAWANG - Penggerebekan tempat judi online dilakukan Polres Karawang, di enam kecamatan. Hasilnya, tujuh bandar dan pemain judi online berhasil diringkus. Polisi masih menyisir sejumlah wilayah yang diduga menjadi tempat praktik judi online.

Baca juga: Kapolri Tegaskan Akan Pecat Anggota Polri yang Terlibat Narkoba dan Judi

"Kami melakukan razia ke sejumlah tempat di Karawang, yang menjadi tempat judi online. Penggerebekan kami lakukan berdasarkan informasi dari masyarakat. Setelah kami dalami, kami pastikan kebenaran informasi tersebut," kata Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Arief Bustomi, Kamis (25/8/2022).



Menurut Arief, razia perjudian dilakukan Polres Karawang, berdasarkan arahan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, yang meminta jajarannya memberantas segala bentuk perjudian di wilayah masing-masing. Polres Karawang bergerak cepat mencari praktik perjudian online yang mulai marak. "Kami bergerak cepat setelah mendapat informasi masyarakat," katanya.

Baca juga: Marsil Ditangkap Polisi Gara-gara Unggah Kasus Ferdy Sambo di TikTok, Begini Kronologinya

Setelah mendapat informasi masyarakat, Arief mengaku segera bergerak ke lokasi yang dicurigai. Dari hasil operasi ada enam tempat praktik judi online di enam kecamatan, yaitu Kecamatan Ciampel, Rawamerta, Karawang Barat, Pedes, Karawang Timur, dan Kecamatan Jayakerta. "Ada sebanyak tujuh orang bandar judi online yang sudah kami tangkap, yaitu R, As, Al, K, S, AK dan Im," katanya.

Baca juga: Korupsi Dana Desa, Kades Sebuea Langsung Diborgol dan Dijebloskan Tahanan

Arif mengatakan, jenis judi online yang digerebek yaitu Home Togel, Sumsel Toto, Kaskus Togel, Situs Togel, Kepri Togel, dan Pro Togel. Dari perjudian online tersebut omzet per bulan mencapai Rp40 juta, dengan keuntungan bersih Rp14 juta per bulan. Operasi pemberantasan perjudian online ini, ditegaskannya akan terus dilakukan hingga Karawang bersih dari segala bentuk praktik perjudian.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2050 seconds (11.97#12.26)