Prodi Mekantronika Universitas Sanata Dharma Lolos Hibah CFV 2022
Rabu, 24 Agustus 2022 - 17:57 WIB
loading...
Program Studi D3 Mekatronika Fakultas Vokasi Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta mendapatkan hibah program Competitive Fund Vokasi (CFV) 2022. (Ist)
A
A
A
YOGYAKARTA - Program Studi D3 Mekatronika Fakultas Vokasi Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta mendapatkan hibah program Competitive Fund Vokasi (CFV) 2022. Program ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Melalui SK Dirjen Kelembagaan dan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi No: 047/D5.KU.07.00/2022 dan No: 048/D5.KU.07.00/2022, Prodi D3 Mekatronika USD menjadi penerima hibah pada Skema A, yaitu Transformasi Program D3 menjadi Program S1 Terapan Teknologi Rekayasa Mekatronika.
Program CFV 2022 sendiri merupakan program akselerasi untuk menjawab tantangan dunia kerja dengan menciptakan tenaga-tenaga kerja yang terampil dan andal. Hal itu dilakukan dengan melibatkan peran serta industri. Pada tahun ini, program CFV 2022 berfokus pada penguatan kompetensi program studi.
Bagi prodi D3 Mekatronika USD, transformasi D3 menjadi S1 Terapan sangat sesuai dengan kebutuhan dan rencana strategis ke depan. Apalagi saat ini dan juga di masa mendatang, pertumbuhan penggunaan robot industri di Indonesia berkembang dengan pesat.
Hal tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan industri otomasi di Indonesia juga sangat besar. Tren perkembangan otomasi industri di Indonesia tersebut dengan sendirinya akan memunculkan kebutuhan kompetensi sumber daya manusia yang meningkat. Salah satu kompetensi baru yang dibutuhkan tersebut adalah desainer sistem otomasi yang membutuhkan kompetensi level sarjana terapan Mekatronika.
Penanggung Jawab Program CFV 2022 Fakultas Vokasi USD, Eko Aris Budi Cahyono, M.Eng., menyebut Prodi D3 Mekatronika mengajukan 5 rancangan aktivitas dalam skema transformasi ini. Pertama, pengembangan kurikulum S1 Terapan Teknologi Rekayasa Mekatronika bersama Industri yang sudah menerapkan konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Kedua, penyusunan dokumen peta jalan program studi, yang meliputi tahapan pengembangan program studi sarjana terapan minimal jangka waktu 15 tahun. Ketiga, penyusunan dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) prodi serta implementasinya. Keempat, peningkatan kompetensi SDM Prodi S1 Terapan Teknologi Rekayasa Mekatronika. Kelima, penyusunan instrumen transformasi D3 ke S1 terapan, dan keenam, pemutakhiran data program studi pada PDDIKTI.
Melalui SK Dirjen Kelembagaan dan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi No: 047/D5.KU.07.00/2022 dan No: 048/D5.KU.07.00/2022, Prodi D3 Mekatronika USD menjadi penerima hibah pada Skema A, yaitu Transformasi Program D3 menjadi Program S1 Terapan Teknologi Rekayasa Mekatronika.
Program CFV 2022 sendiri merupakan program akselerasi untuk menjawab tantangan dunia kerja dengan menciptakan tenaga-tenaga kerja yang terampil dan andal. Hal itu dilakukan dengan melibatkan peran serta industri. Pada tahun ini, program CFV 2022 berfokus pada penguatan kompetensi program studi.
Bagi prodi D3 Mekatronika USD, transformasi D3 menjadi S1 Terapan sangat sesuai dengan kebutuhan dan rencana strategis ke depan. Apalagi saat ini dan juga di masa mendatang, pertumbuhan penggunaan robot industri di Indonesia berkembang dengan pesat.
Hal tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan industri otomasi di Indonesia juga sangat besar. Tren perkembangan otomasi industri di Indonesia tersebut dengan sendirinya akan memunculkan kebutuhan kompetensi sumber daya manusia yang meningkat. Salah satu kompetensi baru yang dibutuhkan tersebut adalah desainer sistem otomasi yang membutuhkan kompetensi level sarjana terapan Mekatronika.
Penanggung Jawab Program CFV 2022 Fakultas Vokasi USD, Eko Aris Budi Cahyono, M.Eng., menyebut Prodi D3 Mekatronika mengajukan 5 rancangan aktivitas dalam skema transformasi ini. Pertama, pengembangan kurikulum S1 Terapan Teknologi Rekayasa Mekatronika bersama Industri yang sudah menerapkan konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Kedua, penyusunan dokumen peta jalan program studi, yang meliputi tahapan pengembangan program studi sarjana terapan minimal jangka waktu 15 tahun. Ketiga, penyusunan dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) prodi serta implementasinya. Keempat, peningkatan kompetensi SDM Prodi S1 Terapan Teknologi Rekayasa Mekatronika. Kelima, penyusunan instrumen transformasi D3 ke S1 terapan, dan keenam, pemutakhiran data program studi pada PDDIKTI.
Lihat Juga :