Jahe Merah Suku Baduy Luar di Lebak Mulai Dilirik Pasar Dunia

Rabu, 17 Agustus 2022 - 21:54 WIB
loading...
Jahe Merah Suku Baduy...
Petani jahe merah di Lebak. Foto: Hasan/SINDOnews
A A A
LEBAK - Jahe merah dari suku Baduy luar mulai dilirik dunia internasional. Ditanam di daratan tinggi dan tanah adat, jahe merah suku Baduy luar yang berada di wilayah Lebak, Banten, ternyata memiliki kualitas nomor wahid.

Hal ini tentu tidak lepas dari kontrol ketat yang dilakukan para petani dari suku Baduy luar terhadap tanamannya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar mengatakan, produksi jahe merah di wilayahnya kerap mengalami kenaikan sejak pandemi Covid-19. Hal ini diikuti dengan tingginya permintaan terhadap jahe merah.

Baca juga: Api Membara di Permukiman Suku Baduy, Belasan Rumah Hangus

"Pada 2018, produksi jahe merah di Lebak mencapai 274 ribu Kg lebih. Memasuki 2019 permintaan tambah banyak, dan produksi jahe merah naik menjadi 612 ribu Kg lebih," katanya, kepada SINDOnews, Rabu (17/8/2022).

Jumlah itu mengalami kenaikan lagi, pada 2020 menjadi 619 ribu Kg lebih dan mencapai 1 Juta Kg lebih pada 2021.

"Pada periode pertama tahun 2022, produksi jahe merah telah mencapai 700 ribu Kg lebih. Jadi kenaikan itu sangat signifikan. Ini sangat menguntungkan para petani jahe merah yang berada di Lebak," sambungnya.

Apalagi, jahe merah yang ada di tanah adat Baduy luar. Dengan kontrol ketat, mulai dari penanaman hingga bibit, membuat produksi jahe merah suku Baduy luar dilirik dunia internasional karena kualitasnya sangat baik.

Baca: Cegah Paham Radikal Terorisme, BNPT Silaturahmi Kebangsaan Ke Suku Baduy

"Kabupaten Lebak itu terluas di Banten. Petani saya dididik dan dilatih, sehingga pengetahuannya bertambah dalam mengolah jahe merah. Sehingga, Lebak layak disebut sebagai negeri Jahe Merah," bebernya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
Tritura Petani Tembakau...
Tritura Petani Tembakau Madura: Negara Harus Mendapatkan Manfaat
Pembatasan Nikotin dan...
Pembatasan Nikotin dan Tar Ancam Nasib Petani Tembakau serta Cengkih Temanggung
5 Amanat Petani Tembakau...
5 Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara di Tengah Penyimpangan Pita Cukai
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
BLFC Mojokerto Jadi...
BLFC Mojokerto Jadi Contoh Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Petani
Rekomendasi
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Kenakan Rompi Oranye dan Diborgol
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Berita Terkini
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved