120 Peserta Ikut E-Learning Teknis Budidaya Tanaman Hidroponik Berbasis SKKNI

Selasa, 30 Juni 2020 - 12:55 WIB
loading...
120 Peserta Ikut E-Learning...
Pelatihan daring Teknis Budidaya Tanaman Hidroponik Berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang digelar BBPP Lembang pekan lalu dan diikuti 120 peserta. Foto/Dok.Humas BBPP Lembang
A A A
BANDUNG - Teknologi hidroponik bisa menjadi salah satu alternatif pengelolaan pertanian dalam menyediakan bahan pangan secara individu atau kelompok.

Sesuai arahan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, pekarangan bisa dimanfaatkan untuk menanam sayuran dengan penerapan teknologi pertanian sehingga hasilnya bisa dikonsumsi atau dijual. (BACA JUGA: Berhasil Terapkan P2L, KWT Binama Pasok Sayuran ke Pasar Modern )

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Dedi Nursyamsi mengatakan, pemanfaatan pekarangan dengan budidaya tanaman melalui teknologi hidroponik adalah solusi dalam mengatasi keterbatasan lahan. (BACA JUGA: Ridwan Kamil: Tinggal di Desa, Rezeki Kota, Bisnis Mendunia )

Itu bisa diterapkan di era new normal untuk mengisi aktivitas agar pekarangan lebih bermanfaat dan produktif. Optimalisasi pemanfaatan lahan melalui teknologi hidroponik perlu ditunjang pengetahuan agar hasil optimal. (BACA JUGA: Lahan Terbatas, Petani Teh di Purwakarta Tingkatkan Produksi dan Kualitas )

"Umumnya tanaman yang dibudidayakan berumur pendek, sehingga perlu ada prinsip berkesinambungan. Yaitu, penanaman dapat dilakukan terus menerus tanpa mengenal musim dan diversifikasi jenis tanaman," kata Dedi, Selasa (30/6/2020). (BACA JUGA: Pelatihan Bertani on Cloud, Manfaatkan Pekarangan Jadi Lebih Produktif )

Dedi mengemukakan, karena itu, perlu pelatihan bernilai tambah dan manfaat, tidak hanya bagi petani tapi juga masyarakat luas melalui penerapan metode pertanian modern teknologi hidroponik.

Teknologi alternatif ini, ujar dia, dapat menjadi solusi budidaya tanaman pada lahan sempit dan terbatas yang banyak dijumpai di perkotaan. Seperti menanam komoditas hortikultura khususnya sayuran yang dapat dikonsumsi oleh seluruh lapisan masyarakat.

Berkaca dari hal tersebut, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang menyelenggarakan e-Learning Teknis Budidaya Tanaman Hidroponik Berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Mencakup aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang relevan dengan hidroponik, serta melalui media pembelajaran dengan teknologi informasi secara virtual/video conference zoom cloud meeting.

Pelatihan yang digelar dari 25–27 Juni 2020 diikuti 120 peserta dengan latar belakang pelaku hidroponik yang berpengalaman lebih dari setahun.

Kepala Seksi Pelatihan Non Aparatur BBPP Lembang Dudung Mahpudin yang membuka kegiatan itu, menyebutkan tujuan pelatihan untuk membangun kreativitas petani atau masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan.

Sehingga dapat meningkatkan taraf hidup dan sosial ekonomi bagi masyarakat sekitar, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam penerapan teknologi pertanian terpadu.

Peserta memperoleh lima materi inti berbasis SKKNI yang meliputi keamanan, keselamatan dan kesehatan kerja, memasang sistem hidroponik, membuat nutrisi hidroponik, menyemai benih hidroponik, dan menanam bahan tanam. Peserta yang lulus pelatihan mendapatkan sertifikat yang bisa diajukan untuk uji kompetensi sertifikasi hidroponik.

“Saya bangga bisa ikuti pelatihan hidroponik online karena sebagai pelaku hidroponik butuh ilmu soal perkembangan hidroponik yang bisa dipraktikkan," kata Utik, salah seorang peserta.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Jaga Ketahanan Pangan,...
Jaga Ketahanan Pangan, UGM-Ewindo Kembangkan Bank Sayuran
Waka MPR Ibas: Kelancaran...
Waka MPR Ibas: Kelancaran Irigasi Kunci Sukses Ketahanan Pangan Nasional
Bangun Ekonomi Lokal,...
Bangun Ekonomi Lokal, Asprindo Persiapkan Kampung Industri Kedua di Sukoharjo
Modernisasi Pertanian...
Modernisasi Pertanian Nagekeo, Anggota DPRD Kosmas Lawa Bagho Serahkan Hand Tractor untuk Petani
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Rekomendasi
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Top Sprinter Kalahkan Haaland
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Berita Terkini
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Infografis
Mengejutkan! Warga Negara...
Mengejutkan! Warga Negara NATO Ini Banyak Ikut Perang Bela Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved