Pelatihan Bertani on Cloud, Manfaatkan Pekarangan Jadi Lebih Produktif
Kamis, 18 Juni 2020 - 20:02 WIB
loading...
Peserta mengikuti pelatihan Bertani on Cloud via Zoom dengan menghadirkan pemateri Widyaiswara BBPP Lembang. Pelatihan daring ini menarik minat 300 peserta dari seluruh Indonesia. Foto/Dok.Humas BBPP Lembang
A
A
A
BANDUNG BARAT - Kegiatan pelatihan Bertani on Cloud via Zoom menarik minat sebanyak 300 peserta juga ribuan viewers yang menyaksikan live streaming melalui akun Facebook, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian dan YouTube Puslatan Kementerian Pertanian.
Pelatihan online yang berlangsung selama 1,5 jam itu dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Bustanul Arifin Caya dengan menghadirkan pembicara Widyaiswara Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Selasa (16/6/2020).
“Bertani on Cloud harus bisa memberi kontribusi positif bagi pengembangan SDM pertanian di seluruh tanah air," kata Bustanul dalam rilisa yang diterima SINDOnews, Rabu (17/6/2020). (BACA JUGA: Kementan Perketat Pengawasan Masuknya Komoditas Pertanian Ilegal di Masa Pandemi )
Bertani on Cloud dengan tema hidroponik ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo tentang Program Pekarangan Pangan Lestari. Mentan berpesan pertanian tidak boleh berhenti apalagi sedang dan setelah pandemi COVID-19.
Gunakan pekarangan dengan memanfaatkan teknologi pertanian untuk menanam aneka komoditas pertanian yang dapat dikonsumsi sendiri atau dijual untuk menambah pendapatan keluarga.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Dedi Nursyamsi mengatakan, Indonesia sebagai negara tropis sangat cocok untuk pertanian.
Tanahnya subur, banyak sinar matahari, sehingga cocok ditanami apa saja asalkan dilakukan pemeliharaan yang tepat dan juga memanfaatkan teknologi pertanian. “Mari manfaatkan ini semua dengan melakukan cocok tanam aneka komoditas pertanian di pekarangan kita," kata Dedi.
Pelatihan online yang berlangsung selama 1,5 jam itu dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Bustanul Arifin Caya dengan menghadirkan pembicara Widyaiswara Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Selasa (16/6/2020).
“Bertani on Cloud harus bisa memberi kontribusi positif bagi pengembangan SDM pertanian di seluruh tanah air," kata Bustanul dalam rilisa yang diterima SINDOnews, Rabu (17/6/2020). (BACA JUGA: Kementan Perketat Pengawasan Masuknya Komoditas Pertanian Ilegal di Masa Pandemi )
Bertani on Cloud dengan tema hidroponik ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo tentang Program Pekarangan Pangan Lestari. Mentan berpesan pertanian tidak boleh berhenti apalagi sedang dan setelah pandemi COVID-19.
Gunakan pekarangan dengan memanfaatkan teknologi pertanian untuk menanam aneka komoditas pertanian yang dapat dikonsumsi sendiri atau dijual untuk menambah pendapatan keluarga.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Dedi Nursyamsi mengatakan, Indonesia sebagai negara tropis sangat cocok untuk pertanian.
Tanahnya subur, banyak sinar matahari, sehingga cocok ditanami apa saja asalkan dilakukan pemeliharaan yang tepat dan juga memanfaatkan teknologi pertanian. “Mari manfaatkan ini semua dengan melakukan cocok tanam aneka komoditas pertanian di pekarangan kita," kata Dedi.
Lihat Juga :