38 Rumah Rusak Dihantam Angin Puting Beliung, 4 KK Batujajar Mengungsi

Senin, 15 Agustus 2022 - 12:51 WIB
loading...
38 Rumah Rusak Dihantam Angin Puting Beliung, 4 KK Batujajar Mengungsi
Petugas BPBD KBB saat membantu warga yang rumahnya rusak berat akibat dihantam angin puting beliung dan hujan deras di Desa Giri Asih, Kecamatan Batujajar, KBB, Minggu (14/8/2022) malam. Foto/Dok.BPBD
A A A
BANDUNG BARAT - Sedikitnya 38 rumah warga di Desa Giri Asih, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung disertai hujan deras.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (14/8/2022) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini namun akibat bencana alam ini kerugian materi mencapai puluhan juta rupiah.

"Kejadiannya Minggu malam, saat itu hujan deras disertai angin kencang," terang Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), KBB, Duddy Prabowo, Senin (15/8/2022).

Baca juga: Puting Beliung Terjang Parakansalak Sukabumi, Puluhan Rumah dan Majelis Taklim Rusak

Duddy menjelaskan, puluhan rumah yang rusak itu tersebar di total delapan RW. Yakni di RW 02, 04, 06, 06, 08, 15, 16 dan 17. Untuk kategori rumah yang mengalami kerusakan terbagi sebanyak 23 rumah rusak ringan, 10 rumah rusak sedang dan 5 rumah rusak berat.

Seperti di RW 02 ada satu rumah yang rusak berat karena jebol di bagian dapur dan atapnya. Selain merusak rumah ada juga pos ronda yang mengalami kerusakan. Kemudian di RW 15 tujuh rumah mengalami kondisi rusak ringan dan sedang.

"Ada empat kepala keluarga yang terpaksa harus mengungsi karena seluruh atapnya jebol," ujarnya.

Pihaknya bersama aparat kewilayahan masih melakukan inventarisir rumah-rumah yang rusak, melakukan assesment, termasuk membantu warga membersihkan meterial rumah yang rusak. Sementara kepada warga yang mengungsi diminta tidak dulu kembali ke rumah selama kondisi belum aman.

"Assesment sudah dilakukan dan untuk kebutuhan mendesak saat ini, seperti logistik dan terpal," pungkasnya
(msd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1408 seconds (10.55#12.26)