Puting Beliung Terjang Parakansalak Sukabumi, Puluhan Rumah dan Majelis Taklim Rusak
Senin, 15 Agustus 2022 - 06:20 WIB
loading...
Puluhan rumah rusak diterjang angin puting beliung di beberapa desa di wilayah Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi.
A
A
A
SUKABUMI - Angin puting beliung menerjang 38 rumah dan 1 majelis taklim rusak diterjang puting beliung di Desa Bojongasih dan Desa Sukakeesa, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (14/8/2022). Jumah rumah rusak diperkirakan bertambah karena puting beliung juga menerjang desa lain.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parakansalak, Jujun Junaedi mengatakan angin puting beliung tersebut pertama terjadi di Kampung Garduh RT 10/02, Desa Bojongasih, Kecamatan Parakansalak Kabupaten Sukabumi, mengakibatkan 19 rumah 1 majelis taklim.
"Lalu di tempat kedua angin puting beliung terjadi di Kampung Pasirbuntung RT 04/02, Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi. Sebanyak 19 rumah mengalami rusak sedang dan ringan," ujar Jujun kepada MNC Portal Indonesia.
Baca juga: Berteduh di Warung, 2 Warga Cisolok Sukabumi Nyaris Tersambar Petir
Jumlah tersebut belum termasuk dua desa lain yang masih berada di Kecamatan Parakansalak. Dua desa tersebut adalah Desa Sukatani dan Desa Bojonglongok, jumlah rumah rusak masih didata.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parakansalak, Jujun Junaedi mengatakan angin puting beliung tersebut pertama terjadi di Kampung Garduh RT 10/02, Desa Bojongasih, Kecamatan Parakansalak Kabupaten Sukabumi, mengakibatkan 19 rumah 1 majelis taklim.
"Lalu di tempat kedua angin puting beliung terjadi di Kampung Pasirbuntung RT 04/02, Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi. Sebanyak 19 rumah mengalami rusak sedang dan ringan," ujar Jujun kepada MNC Portal Indonesia.
Baca juga: Berteduh di Warung, 2 Warga Cisolok Sukabumi Nyaris Tersambar Petir
Jumlah tersebut belum termasuk dua desa lain yang masih berada di Kecamatan Parakansalak. Dua desa tersebut adalah Desa Sukatani dan Desa Bojonglongok, jumlah rumah rusak masih didata.
Lihat Juga :