alexametrics

Gara-gara COVID-19, Dua Pasar di Gresik Terpaksa Tutup Tujuh Hari

loading...
Gara-gara COVID-19, Dua Pasar di Gresik Terpaksa Tutup Tujuh Hari
SuasanaPasar Kedanyang nampak sepi dan dipasang garis larangan masuk. Foto/SINDOnews/ashadi ik
A+ A-
GRESIK - Pemkab Gresik kembali menutup dua pasar karena COVID-19. Pedagang dilarang berjualan di lapak Pasar Kedanyang dan Pasar Balongpanggang. Di dua pasar ini terpapar virus corona.

Di Desa Kedanyang, seluruh pedagang dilarang berjualan selama satu minggu. "Ini sedang disterilkan," kata Kepala Desa Kedanyang Achmad Mustofa, Senin (29/6/2020).

(Baca juga:Kasus COVID-19 di Blitar Meningkat Pesat, 7 Orang Positif)



Mustofa mengatakan, penutupan pasar dilakukan hingga Senin (6/7/2020) depan. Lapak yang kosong akan dibersihkan menyeluruh. "Kita semprot dengan cairan disinfektan secara berkala," ungkapnya.

Berdasarkan data Satgas COVID-19 Pemkab Gresik, di Kedanyang sendiri sudah ada sembilan orang yang terpapar. "Belum tahu apakah akan ada rapid test atau tidak, kita sterilkan dulu," tambahnya.

(Baca juga:Gubernur Jatim Bagikan 2 Juta Masker dari Presiden Jokowi di Pasar Surabaya)

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik, Agus Budiono mengaku belum mengetahui jika Pasar Kedanyang disterilisasi. "Kalau Pasar Kedanyang belum tau kalau disterilisasi," ungkapnya.

Sementara Pasar Balongpanggang hanya ditutup separoh. Itu bentuk tindak lanjut hasil temuan belasan pedagang reaktif saat rapid tes. "Ada 60 pedagang dirapid, 14 di antaranya reaktif," ujarnya.
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak