Demak Gempar! Wayat Wanita Dimasukkan Kardus Dibuang di Jalur Pantura

Kamis, 11 Agustus 2022 - 13:14 WIB
loading...
Demak Gempar! Wayat Wanita Dimasukkan Kardus Dibuang di Jalur Pantura
Mayat wanita dalam kardus dibuang di tepi Jalur Pantura Demak-Jepara. Foto/iNews TV/Sukmawijaya
A A A
DEMAK - Penemuan mayat wanita yang tersimpan dalam kardus, menggemparkan warga Desa Pasir, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak. Saat ditemukan, mayat wanita tersebut tergeletak di tepi Jalur Pantura Demak-Jepara, Kamis (11/8/2022).

Baca juga: Serang Gempar! Mayat Wanita Dalam Karung Dibuang di Pinggir Jalan

Diduga, mayat wanita ini merupakan korban pembunuhan, yang sengaja dibuang dengan cara dijatuhkan begitu saja dari dalam mobil yang mengangkutnya. Warga juga tidak melihat aktivitas pelaku saat membuang mayat, karena minimnya penerangan jalan.



Saksi mata penemuan mayat, M. Latif menyebut, saat itu kondisi di sekitar lokasi penemuan mayat sangat gelap. "Kami tidak mengetahui kalau ada orang yang membuang mayat wanita," tuturnya.

Baca juga: Rampas Motor dan Ponsel, 2 Anggota Reserse Ditangkap Polisi

Dia mengaku, awalnya curiga dengan kardus yang tergeletak di tepi jalan, dengan kondisi mengeluarkan bau menyengat. Setelah itu dia memanggil temannya, Solikin untuk mengecek kardus tersebut.

Solikin yang saat itu membawa gancu, langsung merobek kardus yang dilakban rapat tersebut. Keduanya kaget saat diketahui di dalam kardus yang tergeletak di tepi jalan itu, berisi sesosok mayat. Keduanya langsung melapor ke Polsek Mijen.

Baca juga: Kisah Sunan Bonang Dihadang Buta Locaya saat Mengislamkan Kediri

Saat ditemukan, kondisi mayat wanita itu sangat memprihatinkan, karena sebagian tangannya sudah menjadi kerangka. Petugas langsung mengevakuasi temuan mayat wanita itu ke RSUD Sunan Kalijaga Demak, untuk kepentingan penyelidikan.

Kapolsek Mijen, Iptu Pri Bawono menyebutkan, mayat wanita tersebut sudah dievakuasi ke RSUD Sunan Kalijaga Demak. " Mayat berjenis kelamin wanita, diduga berusia 15-25 tahun. Saat ini masih kami lakukan penyelidikan," tegasnya.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1491 seconds (11.210#12.26)