Tolak Kepala Sekolah, Siswa SMAN 1 Kontunaga Mogok Belajar dan Segel Ruang Kelas
Selasa, 09 Agustus 2022 - 17:52 WIB
loading...
Siswa SMAN 1 Kontunaga menggelar unjuk rasa di depan gerbang sekolah, mereka menolak kepala sekolah yang sebelumnya dinonaktifkan dan diaktifkan kembali. Mereka juga menyegel belasan ruangan di sekolah itu. Foto: iNewsTV/Febriyono Tamenk
A
A
A
MUNA - Ratusan siswa SMAN 1 Kontunaga, Kabupaten Muna , Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan aksi mogok belajar dan menyegel belasan ruang kelas, Selasa (9/8/2022).
Aksi ratusan siswa ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap kepala sekolah Asma Latifa.
Selain menyegel ruang kelas, mereka juga menyegel ruang guru dan ruang kepala sekolah menggunakan balok kayu, yang mengakibatkan aktivitas belajar mengajar lumpuh total.
![Tolak Kepala Sekolah, Siswa SMAN 1 Kontunaga Mogok Belajar dan Segel Ruang Kelas]()
Baca juga: Miris! Ratusan Siswa SD di Padalarang Telantar Akibat Sekolah Disegel Pemilik Lahan
Ratusan siswa ini tidak mau menerima kepala sekolah Asma Latifa yang sebelumnya telah dinonaktifkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi karena melakukan pelanggaran dana BOS yakni memasukkannya ke dalam rekening pribadi.
“Kami menolak kepala sekolah Asma Latifa kembali ke sekolah ini, apalagi sudah dinonaktifkan, dan kami dapat informasi kembali aktif lagi melalui SK,” tutur salah seorang siswa, Ali.
Aksi ratusan siswa ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap kepala sekolah Asma Latifa.
Selain menyegel ruang kelas, mereka juga menyegel ruang guru dan ruang kepala sekolah menggunakan balok kayu, yang mengakibatkan aktivitas belajar mengajar lumpuh total.

Baca juga: Miris! Ratusan Siswa SD di Padalarang Telantar Akibat Sekolah Disegel Pemilik Lahan
Ratusan siswa ini tidak mau menerima kepala sekolah Asma Latifa yang sebelumnya telah dinonaktifkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi karena melakukan pelanggaran dana BOS yakni memasukkannya ke dalam rekening pribadi.
“Kami menolak kepala sekolah Asma Latifa kembali ke sekolah ini, apalagi sudah dinonaktifkan, dan kami dapat informasi kembali aktif lagi melalui SK,” tutur salah seorang siswa, Ali.
Lihat Juga :