Tingkatkan PAD, Pemkab Bulukumba Terapkan Sistem Barcode QRIS

Senin, 08 Agustus 2022 - 15:16 WIB
loading...
Tingkatkan PAD, Pemkab Bulukumba Terapkan Sistem Barcode QRIS
Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, menyerahkan secara simbolis barcode QRIS kepada para OPD pengelola pajak dan retribusi di sela Apel Gabungan OPD, Senin (8/8/2022). Foto/Istimewa
A A A
BULUKUMBA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) terus memacu optimalisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satunya dengan memanfaatkan kanal digital untuk pembayaran pajak dan retribusi daerah.

Program digitalisasi itu beragam bentuknya. Mulai dari internet banking, e-commerce seperti gopay, tokopedia, bukalapak, ovo serta QRIS.

Baca Juga: PAD Dinas Pariwisata Bulukumba Tahun 2020 Lampaui Target

Khusus untuk QRIS, Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, menyerahkan secara simbolis kode batang (barcode) QRIS kepada para OPD pengelola pajak dan retribusi di sela Apel Gabungan OPD, Senin (8/8/2022). Hal itu juga menandai pemerintah daerah telah menerapkan sistem barcode QRIS.

Andi Utta-sapaan akrabnya, menyampaikan OPD dituntut untuk terus melakukan inovasi sesuai dengan perkembangan zaman. Salah satunya dalam hal pembayaran pajak dan retribusi secara digital.

"Dengan pembayaran secara digital ini, masyarakat selaku wajib pajak retribusi itu dimudahkan dalam menyelesaikan kewajibannya," ungkapnya.

Ia membeberkan sejumlah manfaat sistem digital. Selain memudahkan, sistem pembayaran QRIS dapat meminimalisir kebocoran anggaran.

"Di kota kota besar, semua memaksimalkan pembayaran digital. Pembayaran taksi saja sudah non tunai, tidak lagi dibayar dengan uang cash," ungkapnya.

Di era pemerintahannya, Andi Utta mengaku akan terus mendorong OPD memaksimalkan penerimaan PAD. Terlebih diakuinya realisasi PAD masih sangat rendah.

"Seharusnya PAD Bulukumba itu sudah mencapai triliunan, tapi saat ini target PAD masih di angka Rp200 miliar," bebernya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1876 seconds (11.210#12.26)