Kejaksaan Usut Dugaan Kasus Korupsi Dana Desa di Bone
Selasa, 02 Agustus 2022 - 21:45 WIB
loading...
Cabang Kejaksaan Negeri Bone di Lappariaja mengusut dugaan kasus korupsi dana Desa Mattirobulu, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone. Foto: Ilustrasi/Sindonews
A
A
A
BONE - Cabang Kejaksaan Negeri Bone di Lappariaja mengusut dugaan kasus korupsi dana Desa Mattirobulu, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Bone di Lappariaja Arifuddin Achmad mengatakan, kasus yang ditangani pihaknya sudah tahap penyidikan setelah melakukan gelar perkara di Kejaksaan Negeri Bone.
Baca Juga: Aplikasi Siswaskeudes Permudah Pengawasan Dana Desa
"Belum ada tersangka tetapi kita sudah tingkatkan ke tahap penyidikan, tinggal memeriksa beberapa saksi," kata Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Bone di Lappariaja Arifuddin Achmad kepada Sindonews, Selasa, (2/8/202).
“Estimasi dugaan kerugian negara sekitar Rp180 juta untuk tahun anggaran 2019,” tambahnya.
Kejaksaan Negeri Bone Cabang Lappariaja telah memeriksa Kepala Desa Mattirobulu, Kecamatan Libureng terkait dugaan penggelapan Dana Desa . Adapun Dana Desa yang diduga bermasalah pada Tahun Anggaran 2019-2020.
Dalam pengembangan kasus ini bukan hanya Kepala Desa Mattirobulu yang diperiksa tapi juga beberapa Perangkat Desa masa jabatan 2019-2020.
Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Bone di Lappariaja Arifuddin Achmad mengatakan, kasus yang ditangani pihaknya sudah tahap penyidikan setelah melakukan gelar perkara di Kejaksaan Negeri Bone.
Baca Juga: Aplikasi Siswaskeudes Permudah Pengawasan Dana Desa
"Belum ada tersangka tetapi kita sudah tingkatkan ke tahap penyidikan, tinggal memeriksa beberapa saksi," kata Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Bone di Lappariaja Arifuddin Achmad kepada Sindonews, Selasa, (2/8/202).
“Estimasi dugaan kerugian negara sekitar Rp180 juta untuk tahun anggaran 2019,” tambahnya.
Kejaksaan Negeri Bone Cabang Lappariaja telah memeriksa Kepala Desa Mattirobulu, Kecamatan Libureng terkait dugaan penggelapan Dana Desa . Adapun Dana Desa yang diduga bermasalah pada Tahun Anggaran 2019-2020.
Dalam pengembangan kasus ini bukan hanya Kepala Desa Mattirobulu yang diperiksa tapi juga beberapa Perangkat Desa masa jabatan 2019-2020.
Lihat Juga :