Pemprov Optimistis Proyek Strategis Nasional di Sulsel Tak Dicoret

Senin, 01 Agustus 2022 - 06:34 WIB
loading...
Pemprov Optimistis Proyek...
Pemprov Sulsel optimistis proyek infrastruktur yang berjalan di Sulsel tidak akan dihapus dari daftar PSN. Foto/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Pemerintah pusat telah mencoret 8 proyek dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Hal itu karena proyek tersebut dianggap tidak berprogres.

Lima dari delapan proyek itu adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-api, Bendungan Tiro di Aceh, proyek Cikarang Bekasi Laut, proyek Bandara Bali Utara dan proyek Kereta Api Kalimantan Utara. Sementara tiga proyek lainnya belum disebutkan.

Baca Juga: Pemerintah Tuntaskan 7 PSN Senilai Rp138,1 Triliun, Ini Daftar Proyeknya

Menanggapi hal itu, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman mengaku optimistis proyek infrastruktur yang berjalan di Sulsel tidak akan dihapus dari daftar PSN. Sebab menurutnya, semua proyek PSN di Sulsel tetap berproses.

"Optimis tidak ada yang dikeluarkan. Pokoknya beberapa proyek di Sulsel tetap jalan," ungkap Sudirman.

Di Sulsel sendiri, ada 9 proyek infrastruktur yang masuk dalam daftar PSN. Yaitu proyek Jalan Tol Makassar, Maros, Sungguminasa dan Takalar (Mamminasata), proyek Kereta Api Makassar-Parepare, dan Makassar New Port.

Kemudian ada proyek Bendungan Karalloe di Kabupaten Gowa, Bendungan Passelorang di Kabupaten Wajo, Bendungan Pamukkulu di Kabupaten Takalar, Jaringan Irigasi dari Bendung Baliase di Luwu Utara. Lalu ada juga Kawasan Industri Takalar dan Kawasan Industri Bantaeng.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangana Daerah (Bappelitbangda) Sulsel, Andi Darmawan Bintang mengakui memang ada beberapa persoalan dalam pengerjaan proyek PSN di Sulsel. Salah satunya persoalan lahan.

Kendati begitu, secara umum PSN di Sulsel tetap berprogres dan persoalan lahan lambat laun juga bisa teratasi.

"Persoalan lahan memang merupakan bagian dari persoalan yang cukup pelik. Tapi pendekatan yang perlu kami lakukan tentu ada sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten," kata Darmawan.

Di Kawasan Industri Takalar misalnya, butuh lebih banyak waktu untuk mengatasi persoalan lahan lantaran berkaitan dengan transmigrasi.

Baca Juga: Pendanaan Pengadaan Lahan PSN 2022 Capai Rp6,2 Triliun, Tertinggi untuk Jalan Tol

Dia menyebut, proyek itu memerlukan fondasi yang intensif antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten.

"Infonya pergerakan itu kami minta itu secara aktif pemerintah kabupaten/kota. Karena itu kami serahkan kepada pemerintah kabupaten. Tapi tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan, tentu dengan koordinasi," ucap Darmawan.

Sementara untuk proyek Kereta Api Makassar-Parepare, Pemprov Sulsel memastikan akan menerbitkan surat keputusan (SK) penetapan lokasi (penlok) untuk proyek rel Segmen E bulan ini.

Terlepas dari polemik desain, SK penlok tetap akan dikeluarkan meskipun ada perdebatan antara desain rel darat atau melayang. Rencananya juga, kereta api jalur Maros-Barru sepanjang 71 kilometer sudah siap dioperasikan pada Oktober 2022 mendatang.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
Uskup Agung Merauke...
Uskup Agung Merauke Angkat Bicara Soal PSN Papua Selatan
Tokoh Perempuan Adat...
Tokoh Perempuan Adat Merauke Mama Sinta Dukung PSN di Papua Selatan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Pimpinan BGN Dicopot,...
Pimpinan BGN Dicopot, LPI: :Langkah Tepat untuk Selamatkan Program Prioritas Nasional
Komisi IV DPR Sebut...
Komisi IV DPR Sebut PSN Wanam Harus Tetap Jalan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
Rekomendasi
Protes Keras Penangkapan...
Protes Keras Penangkapan Roy Suryo-dr Tifa, Refly Harun: Keduanya Kooperatif Sejak Awal
Rizky Billar Laporkan...
Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Selingkuh dengan Anak Ramzi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Refly Harun: Kami Berharap Penahanan Ini Ditangguhkan!
Berita Terkini
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved