Realisasi Investasi Kabupaten Gowa Lampaui Target

Kamis, 28 Juli 2022 - 15:26 WIB
loading...
Realisasi Investasi Kabupaten Gowa Lampaui Target
Ilustrasi. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
GOWA - Realisasi investasi di Kabupaten Gowa pada semester pertama tahun ini sudah mencapai Rp1,5 triliun. Itu berarti, target yang ditetapkan pada 2022 di angka Rp1 triliun, sudah terlampaui.

Kepala DPMPTSP Gowa, Indra Setiawan Abbas mengatakan, sektor yang mempengaruhi tercapainya realisasi investasi ini adalah perumahan dan pariwisata. Khusus sektor pariwisata, pihaknya akan berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata setempat dalam melakukan pengawasan izin usaha.

Baca juga:Pemkab Gowa Siap Dukung Pelaksanaan Kemah Merdeka Toleransi

Salah satunya melakukan pemantauan dan pengawasan bersama terkait izin pelaku usaha. Tujuannya, agar dapat didata terkait berapa jumlah usaha yang sudah berizin dan belum berizin untuk dijadikan solusi kedepannya.

"Sejauh ini memang perumahan dan pariwisata yang banyak berkontribusi terhadap investasi di Gowa," ujarnya, Kamis (28/7/2022)

Menurut Indra, meski pandemi masih berlangsung, namun geliat investasi yang menggembirakan di daerah berjuluk Butta Bersejarah itu juga sudah terlihat sejak tahun lalu. Di mana dari target Rp800 miliar, realisasi investasi mampu over target sebesar Rp8 triliun. Nilai ini berdasarkan capaian kami di Online Single Submission (OSS).

Sejauh ini kata Indra, pihaknya melakukan sejumlah upaya agar geliat investasi di Kabupaten Gowa dapat terus tumbuh termasuk kemudahan-kemudahan yang disiapkan bagi pelaku usaha (investor).

Selain itu, DPMPTSP Kabupaten Gowa memperkuat pembinaan. Antara lain, membuat kegiatan bimbingan teknis (bimtek) kepada pelaku usaha.

Baca juga:BNN Canangkan Kanjilo Jadi Desa Bersih Narkoba

Sasarannya adalah mengajak pelaku usaha atau calon pelaku usaha agar memohon izin usaha hingga pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Apalagi saat ini sistem pelaporan dan pengurusan izin usaha telah dimudahkan melalui sistem OSS tersebut.

Selain itu memberikan bimtek kepada petugas pelayanan publik di kecamatan agar nantinya ketika pos pelayanan terpadu sudah diterapkan di wilayah dataran tinggi itu mereka dapat mengakses. Termasuk mulai mempersiapkan diri dalam menyambut Mall Pelayanan Publik (MPP) yang akan dibangun di Gowa.
(luq)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3224 seconds (10.177#12.26)