Iqbal Sebut 50 Masjid di Makassar Masih Gelar Salat Tarawih Berjamaah
Senin, 27 April 2020 - 09:30 WIB
loading...
Imbauan untuk tidak beraktivitas di keramaian masih dilanggar, utamanya pembatasan aktivitas keagamaan. Di masjid-masjid, masih saja ditemui warga yang melakukan salat secara berjamaah. Foto : SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
MAKASSAR - Pelaksanaan PSBB di Kota Makassar telah memasuki hari ketiga, sejak dimulai Jumat, 24 April lalu. Namun, tingkat kedisiplinan dan kepatuhan warga belum maksimal.
Imbauan untuk tidak beraktivitas di keramaian masih dilanggar, utamanya pembatasan aktivitas keagamaan. Di masjid-masjid, masih saja ditemui warga yang melakukan salat secara berjamaah.
"Dari daftar yang kami terima, masih terdapat ada lebih 50 masjid yang saat ini masih melaksanakan salat tarwih berjamaah," sesal Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb saat rapat bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar, kemarin.
Melihat kondisi ini, Iqbal berharap seluruh stakeholder dan unsur masyarakat bisa ikut terlibat memberikan edukasi. Aturan PSBB yang mengharuskan pembatasan akrivitas keagamaan mesti dipatuhi untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona.
Diapun pun berharap organisasi massa keagamaan ikut aktif dalam hal ini. Utamanya, kata Iqbal, ormas-ormas yang diketahui ijut membina para pengurus masjid yang tersebar di tiap wilayah Kota Makassar, termasuk dari Dewan Masjid, NU, Muhammadiyah, hingga FKUB.
"Saya harapkan masjid yang dibina salah satu organisasi mungkin bisa disampaikan bahwa kondisi ini sudah darurat. Tidak mungkin kita atur lagi, pengurus masjid bisa mengatur bahwa (jamaah) ini lagi bisa yang masuk. Karena begitu masjid dibuka, masyarakat akan berbondong-bondong masuk di masjid," paparnya.
Iqbal menuturkan, kesadaran masyarakat menjadi kunci kesuksesan PSBB. Dirinya berharap, masa pemberlakuan PSBB ini tidak diperpanjang.
Imbauan untuk tidak beraktivitas di keramaian masih dilanggar, utamanya pembatasan aktivitas keagamaan. Di masjid-masjid, masih saja ditemui warga yang melakukan salat secara berjamaah.
"Dari daftar yang kami terima, masih terdapat ada lebih 50 masjid yang saat ini masih melaksanakan salat tarwih berjamaah," sesal Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb saat rapat bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar, kemarin.
Melihat kondisi ini, Iqbal berharap seluruh stakeholder dan unsur masyarakat bisa ikut terlibat memberikan edukasi. Aturan PSBB yang mengharuskan pembatasan akrivitas keagamaan mesti dipatuhi untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona.
Diapun pun berharap organisasi massa keagamaan ikut aktif dalam hal ini. Utamanya, kata Iqbal, ormas-ormas yang diketahui ijut membina para pengurus masjid yang tersebar di tiap wilayah Kota Makassar, termasuk dari Dewan Masjid, NU, Muhammadiyah, hingga FKUB.
"Saya harapkan masjid yang dibina salah satu organisasi mungkin bisa disampaikan bahwa kondisi ini sudah darurat. Tidak mungkin kita atur lagi, pengurus masjid bisa mengatur bahwa (jamaah) ini lagi bisa yang masuk. Karena begitu masjid dibuka, masyarakat akan berbondong-bondong masuk di masjid," paparnya.
Iqbal menuturkan, kesadaran masyarakat menjadi kunci kesuksesan PSBB. Dirinya berharap, masa pemberlakuan PSBB ini tidak diperpanjang.
Lihat Juga :