Tim Penilai BPP Kostratani Tingkat Nasional Puji Inovasi BPP Tanalili
Minggu, 24 Juli 2022 - 15:57 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, inovasi dan prestasi lain yang telah diukir BPP Tanalili, termasuk adanya Penyuluh Pertanian Teladan di BPP Tanalili, bisa saja menjadi keuntungan BPP Tanalili untuk dinyatakan sebagai BPP Terbaik di Indonesia
“Terus terang, saya salut dengan inovasi Pojok Baca BISA. Kenapa? karena dengan hadirnya inovasi ini bisa membantu masyarakat petani dalam mendapatkan informasi pertanian, dan informasi kegiatan BPP Tanalili,” jelasnya.
Kata dia, keberadaan Pojok Baca BISA akan menjawab keingintahuan masyarakat petani terhadap eksistensi BPP Tanalili sebagai sebuah wadah bagi Penyuluh untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan Pertanian.
Baca Juga: Pemkab Luwu Utara Dukung Program Digitalisasi Keuangan
“70 persen keingintahuan masyarakat petani itu sudah terjawab di sini (Pojok Baca BISA), sebelum mereka masuk ke dalam BPP. 30 persennya itu tinggal pendalaman saat mereka sudah berada di dalam BPP,” terang Pinem
Hanya saja, kata dia, Pojok Baca BISA yang terletak dekat pintu pagar masuk BPP ini belum terlalu sempurna. Saran dia, perlu diperbanyak lagi informasi-informasi pertanian, sehingga masyarakat juga semakin bertambah wawasannya.
“Informasi tentang prestasi Abdibaktitani, dan inovasi Pojok BISA yang menjadi salah satu inovasi terbaik di Luwu Utara, juga harus ada di sini, termasuk juga berita-berita yang pernah dimuat di media. Jadi, desain kembali biar bertambah kaya informasinya,” imbuhnya.
“Terus terang, saya salut dengan inovasi Pojok Baca BISA. Kenapa? karena dengan hadirnya inovasi ini bisa membantu masyarakat petani dalam mendapatkan informasi pertanian, dan informasi kegiatan BPP Tanalili,” jelasnya.
Kata dia, keberadaan Pojok Baca BISA akan menjawab keingintahuan masyarakat petani terhadap eksistensi BPP Tanalili sebagai sebuah wadah bagi Penyuluh untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan Pertanian.
Baca Juga: Pemkab Luwu Utara Dukung Program Digitalisasi Keuangan
“70 persen keingintahuan masyarakat petani itu sudah terjawab di sini (Pojok Baca BISA), sebelum mereka masuk ke dalam BPP. 30 persennya itu tinggal pendalaman saat mereka sudah berada di dalam BPP,” terang Pinem
Hanya saja, kata dia, Pojok Baca BISA yang terletak dekat pintu pagar masuk BPP ini belum terlalu sempurna. Saran dia, perlu diperbanyak lagi informasi-informasi pertanian, sehingga masyarakat juga semakin bertambah wawasannya.
“Informasi tentang prestasi Abdibaktitani, dan inovasi Pojok BISA yang menjadi salah satu inovasi terbaik di Luwu Utara, juga harus ada di sini, termasuk juga berita-berita yang pernah dimuat di media. Jadi, desain kembali biar bertambah kaya informasinya,” imbuhnya.
Lihat Juga :