alexametrics

Kepala SMPN 3 Surabaya Meninggal Terpapar Covid-19, Pemkot Rapid Test Massal Guru

loading...
Kepala SMPN 3 Surabaya Meninggal Terpapar Covid-19, Pemkot Rapid Test Massal Guru
Pemerintah Kota Surabaya membenarkan Kepala SMPN 3 Surabaya meninggal lantaran terpapar COVID- 19. Korban sebelumnya juga mendapatkan perawatan karena demam berdarah. (Foto/INews TV/Hari Tambayong)
A+ A-
SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya membenarkan Kepala SMPN 3 Surabaya meninggal lantaran terpapar COVID- 19. Korban sebelumnya juga mendapatkan perawatan karena demam berdarah.

Sementara langkah antisipasi selanjutnya Pemkot Surabaya mensterilisasi lingkungan sekolah dan me-rapid test masal guru dan pegawai se- Kota Surabaya, termasuk melakukan penyemprotan disinfektan sekolah.(BACA JUGA: Pemkot Surabaya Bantah 70 Persen Warga Tidak Pakai Masker)

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Surabaya, Febriadhitya Prajatara membenarkan Kepala SMP Negeri 3 Surabaya meninggal positif COVID-19. ” Namun sebelumnya almarhum sudah dirawat intensif di rumah sakit terkait penyakit lainnya yakni demam berdarah,” kata dia Sabtu (27/6/2020).

Atas kejadian ini Pemerintah Kota Surabaya langsung melakukan tracing atau pelacakan hingga rapid test terhadap semua pegawai dan guru di sekolah tersebut, meski hasilnya semua non-reaktif.(BACA JUGA: 19 Daerah di Jatim Siap Gelar Pilkada dengan Protokol Kesehatan Ketat)

Tidak hanya di SMPN 3 Surabaya, pemkot juga melakukan rapid test massal kepada semua pegawai dan juga guru se- Kota Surabaya secara bertahap. Sekitar 60 persen dari total guru sudah di-rapid test.

(vit)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak