Sadis! Sebelum Tembak Mati Pasutri di Banyuasin, Perampok Ini Bertamu Sambil Minum Kopi

Minggu, 10 Juli 2022 - 06:46 WIB
loading...
A A A
Samsudin mengaku, saat beraksi hanya membawa satu senjata api rakitan. Mereka bertiga mempunyai peran masing-masing saat menembak korban secara bergantian. Kedua korban ditembak dari arah belakang dengan jarak dekat.

Jasad pasutri tersebut ditemukan keluarga di tempat kejadian perkara (TKP) tiga hari usai kejadian penembakan. Peristiwa penembakan tersebut, membuat warga Dusun Sei Sembilang, Sungsang, Kabupaten Banyuasin, geger.

Dari hasil olah TKP, diketahui selain membunuh korban, para pelaku juga mengambil barang berharga milik korban. Perampokan berdarah itu dilakukan oleh tiga orang, dan baru satu pelaku yang tertangkap bersama barang bukti beberapa perhiasan serta ponsel milik korban.

Baca juga: Gasak Perhiasan Rp100 Juta, Kojek Bertekuk Lutut di Hadapan Polisi

Kasubdit Jatanras Polda Sumatra Selatan, Kompol Agus Prihadinika menjelaskan, pembunuhan ini sudah direncananya. "Semuanya ada 19 adegan, di mana aksi pembunuhan terjadi pada adegan ke-11. Rekontruksi dilakukan untuk melengkapi berkas perkara penyidikan," tuturnya.

Selain berkas perkara, polisi juga akan menyerahkan barang bukti milik korban yang diambil para pelaku. Polisi juga berhasil menemukan barang bukti sepeda motor milik korban, yang dibuang ke dalam kanal untuk menghilangkan jejak.

Pelaku dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 340, Pasal 338, dan atau Pasal 365 ayat 3 KUHP, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Polisi mengimbau, dua buron perampokan berdarah ini segera menyerahkan diri.
(eyt)
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1683 seconds (10.101#12.26)